×
Ad

Danantara Mau Bangun 12 Smart City, Ada Padalarang hingga Deli Serdang

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 16 Okt 2026 12:53 WIB
Kepala Badan Pengaturan (BP) BUMN sekaligus Chief Operating Officer (COO) Danantara Dony Oskaria. Foto: (Dok. Istimewa)
Jakarta -

Danantara dan BP BUMN akan mengembangkan kota pintar (smart city) di 12 lokasi. Tiga lokasi bocoran yang termasuk dalam proyek ini adalah Walini, Batang, hingga Deli Serdang.

"12 smart city yang dibentuk di berbagai kota. Skalanya nggak sebesar ribuan-ribuan hektare," kata Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria dalam pertemuan yang digelar pada Senin (12/10/2026).

Pada ketiga kota yang dibocorkan tersebut, smart city akan dibangun di aset lahan milik PTPN. Danantara akan membentuk sebuah perusahaan untuk memegang dan mengelola lahan-lahan tersebut ke depannya.

"Tahapan berikutnya, kita akan menginbrengkan tiga aset. Alihkan aset milik PTPN di Walini, Padalarang. Kedua, di Batang. Ketiga, itu tanah kita di Medan, di Deli Serdang," sebut Dony.

Konsep smart city ini akan terhubung dengan fasilitas umum dan infrastruktur yang memadai, seperti gambaran Transit Oriented Development (TOD). Di dalam kawasan rencananya akan tersedia fasilitas rumah sakit, pendidikan, hingga hunian untuk masyarakat menengah ke bawah.

Salah satu rencananya untuk pengembangan di Padelarang mencakup penyediaan sekitar 200.000-250.000 unit hunian dengan skema perumahan yang terjangkau bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Nantinya masyarakat bisa membeli menggunakan KPR subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

"Jadi dijualnya lebih kayak FLPP nanti untuk yang perumahannya. 200 ribu sampai 250 ribu unit di Padalarang. Termasuk di dalamnya infrastruktur, TOD-nya akan kita pindahkan supaya kotanya jadi hidup," jelasnya.

Untuk lokasi smart city lainnya belum diumumkan. Namun, semua smart city akan memakai aset BUMN. Harapannya dapat mendukung pembangunan kota yang terintegrasi sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap hunian layak dan terjangkau.

"Kota masa depan berkonsep smart city akan menjadi entitas yang akan mengembangkan proyek kota masa depan dengan memanfaatkan aset milik BUMN sebagai fondasi pembangunan," tulis keterangan BUMN, dikutip dari Instagram @bumn_id, Jumat (16/10/2026).



Simak Video "Video: RT Rasa Smart City: Pasang e-Gate hingga GPS Anti Curanmor"

(aqi/zlf)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork