Danantara Garap Smart City, Isinya Ratusan Ribu Rumah Subsidi

Danantara Garap Smart City, Isinya Ratusan Ribu Rumah Subsidi

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 16 Okt 2026 15:20 WIB
COO Danantara/ Kepala BP BUMN Dony Oskaria
COO Danantara sekaligus Kepala BP BUMN Dony Oskaria. Foto: Ilyas Fadilah/detikcom
Jakarta -

Kepala BP BUMN sekaligus COO Danantara Dony Oskaria memastikan di 12 kota pintar (smart city) yang akan dibangun pemerintah bakal tersedia rumah subsidi. Ia melihat kebanyakan smart city yang ada saat ini tidak memberikan wadah bagi masyarakat kelas menengah ke bawah untuk tinggal di sana.

"Kita menjadikan rumah murah buat kelas menengah ke bawah. Karena selama ini kota-kota yang dibangun itu semuanya untuk orang menengah ke atas semua kan. Nggak ada konsentrasi membangun kota untuk rakyat lah," kata Dony dalam pertemuan yang digelar pada Senin (12/10/2026).

Nantinya rumah untuk kelas menengah ke bawah ini bisa dibeli dengan sistem KPR subsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Danantara belum mengumumkan 12 lokasi smart city yang akan dibangun. Namun, bocorannya tidak hanya di Pulau Jawa. Dony menyebut ada 3 lokasi yang lahannya sudah siap, yakni Walini di Padelarang, Batang, hingga Deli Serdang.

Lahan di Walini, Padelarang akan memakai lahan milik PTPN. Dalam lahan tersebut diproyeksi bisa membangun 200.000-250.000 unit rumah untuk kelas menengah ke bawah.

ADVERTISEMENT

"Jadi dijualnya lebih kayak FLPP nanti untuk yang perumahannya. 200 ribu sampai 250 ribu unit di Padalarang. Termasuk di dalamnya infrastruktur, TOD-nya akan kita pindahkan supaya kotanya jadi hidup," ujarnya.

Ada pun, konsep smart city ini akan terhubung dengan fasilitas umum dan infrastruktur yang memadai, seperti gambaran Transit Oriented Development (TOD). Di kawasan tersebut akan tersedia fasilitas rumah sakit, pendidikan, hingga hunian termasuk untuk masyarakat menengah ke bawah. Lalu, lahan yang dipakai dari aset BUMN.

Danantara telah menyiapkan strategi untuk mendorong pengembangan smart city ini, yakni membuat perusahaan sendiri untuk mengelola aset, termasuk yang dimiliki PTPN.

"Saya mau hari ini sudah bikin PT. Minggu depan sudah inbreng tanahnya. PT-nya sudah punya aset yang dari PTPN ke situ," ujar Dony.

(aqi/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads