Pemerintah sedang mengupayakan penyelesaian polemik konsumen Apartemen LRT City yang tak kunjung menerima unit. Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait (Ara) mengatakan dirinya akan mengadakan pertemuan terkait isu tersebut kepada COO BPI Danantara Dony Oskaria.
Ara akan mengundang Dony Oskaria pada hari ini (15/9) untuk membahas persoalan LRT City. Ia berharap pertemuan tersebut dapat menghasilkan progres penyelesaian.
"Saya ada rencana mengundang bersama Pak Dony untuk mengurus soal LRT City," kata Ara di sela-sela acara Forum Koordinasi Penanganan Permukiman Kumuh Terpadu di Gedung BJ Habibie, Jakarta Pusat, Senin (14/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam menangani keluhan konsumen, Ara mengatakan pihaknya sudah berbicara dengan berbagai pihak, termasuk Badan Pemeriksa Keuangan, Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), dan Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN).
"Sudah saya laporkan ke BPK ke BPKP juga dengan BUMN. Supaya kita nanti pertemuan mudah-mudahan besok ada progresnya ya," ucapnya.
Sebelumnya, Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) ikut turun tangan membereskan persoalan mangkraknya proyek apartemen LRT City yang merugikan banyak konsumen. Konsumen salah satunya akan diberi opsi untuk pindah unit.
Butuh anggaran sekitar Rp 456 miliar untuk menyelamatkan proyek LRT City. Nantinya sumber uang akan disiapkan oleh Danantara. Danantara masih berkomunikasi dengan Adhi Karya dan anak usahanya mengenai skema penyelamatan proyek ini.
"Adhi Karya ini kita akan segera panggil. Saya sedang menyiapkan rencana kerja. Itu akan segera dibereskan dalam bulan ini akan kita masukkan ke Adhi Karya supaya bisa berjalan proses untuk rumah masyarakat," ungkap Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria ditemui di kompleks DPR, Senayan, Jakarta, Senin (31/8/2026).
Dony menambahkan, pihak Adhi Karya sudah melakukan paparan pertama. Dari hasil berkoordinasi dengan Danantara, nanti akan dipilih skema mana yang paling cepat. Salah satu opsi yang akan diberikan kepada konsumen adalah pindah unit.
"Nanti kita pilih mana yang paling cepat. Tentu nanti akan ada, apakah pemindahan unit dan lain sebagainya," tutur Dony.
Dony mengatakan, pada minggu ini akan kembali bertemu dengan Adhi Karya untuk percepatan penyelamatan proyek LRT City.
"Tentunya kita ingin bahwa (persoalan) ini tidak boleh terjadi. Itu yang penting," katanya.
