Program 3 Juta Rumah yang bertujuan untuk membantu masyarakat memiliki rumah dan hunian yang layak telah diterapkan di tiap daerah. Manfaat dari program ini telah dirasakan di daerah Makassar.
Daerah yang kerap disapa dengan Kota Daeng ini sejak awal sudah menaruh perhatian pada Program 3 Juta Rumah. Koordinasi telah terjalin dengan pemerintah pusat untuk mengintegrasi berbagai kewenangan di sektor perumahan.
Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Makassar melalui Bidang Kawasan Permukiman kemudian menindaklanjuti dengan melakukan sosialisasi terkait Program 3 Juta Rumah kepada masyarakat. Salah satunya adalah soal bantuan bedah rumah yang merupakan salah satu upaya untuk mengentaskan jumlah rumah tak layak huni.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan soal mekanisme pelaksanaan, hak dan kewajiban, serta tahapan pembangunan, sehingga proses penyaluran bantuan dapat berjalan transparan, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan yang berlaku.
Baca juga: Masih Ada 7.000 Lebih Kawasan Kumuh di RI |
Sebanyak 461 rumah kumuh telah dipilih menjadi prioritas utama mereka untuk dibedah melalui program bedah rumah. Sebagai informasi, dalam Program 3 Juta Rumah, pemerintah tidak hanya mendorong pembangunan rumah baru, tetapi perbaikan rumah juga.
Sejak 2025 Pemkot Makassar sudah meluncurkan aplikasi khusus untuk menampung keluhan dan aduan masyarakat soal masalah rumah mereka. Nama aplikasi tersebut adalah Lontara+.
Semua laporan langsung terhubung dengan OPD terkait. Lewat aplikasi ini Pemda menerima keluhan soal penataan kawasan permukiman, pencegahan & peningkatan kualitas lingkungan kumuh, penyediaan sarana dan prasarana dasar permukiman, pengelolaan Prasarana, Sarana, dan Utilitas Umum (PSU), hingga koordinasi bersama RT/RW, kecamatan, hingga OPD teknis.
Berkat serangkaian program yang menstimulasi masyarakat mendapatkan hunian layak, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memberikan apresiasi kepada Makassar sebagai kota dengan Implementasi Program 3 Juta Rumah terbaik batch Sulawesi.
Dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi yang digelar detikcom bersama Kemendagri, Wali Kota Munafri Arifuddin mewakilkan wilayahnya menerima penghargaan dan dana bantuan untuk merenovasi 300 unit rumah dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) pada Jumat (18/9/2026).
Ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Batch II Regional Sulawesi merupakan penghargaan yang diberikan kepada pemerintah daerah dengan kinerja terbaik dalam sejumlah bidang, termasuk pengelolaan sampah dan lingkungan asri, peningkatan akses dan kualitas layanan kesehatan, perluasan akses pendidikan, serta implementasi Program 3 Juta Rumah.
