Viral Gua di Samping Rumah, Ada Ancaman Longsor yang Bikin Warga Waswas

Viral Gua di Samping Rumah, Ada Ancaman Longsor yang Bikin Warga Waswas

Muhajir Arifin - detikProperti
Kamis, 10 Sep 2026 15:16 WIB
Penemuan gua di samping rumah warga di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Pasuruan
Penemuan gua di samping rumah warga di Desa Andonosari, Kecamatan Tutur, Pasuruan. Foto: Muhajir Arifin/detikJatim
Jakarta -

Pemilik rumah yang berada di samping gua viral di Lereng Bromo, Ngatimin, mengatakan lahan di sekitar rumahnya pernah longsor. Sejak saat itu, ia melarang orang-orang masuk ke dalam gua.

Padahal sebelumnya gua tersebut sering didatangi oleh banyak orang. Meskipun bibir gua tingginya tidak sampai 1 meter, beberapa orang yang ia sebut gus beberapa kali masuk ke dalam gua dan melakukan sebuah ritual hingga bersemedi.

"Banyak orang-orang spiritual dan gus-gus datang, mereka mendapatkan gaman (pisau). Katanya ada yang dapat keris, tombak, dan benda lain," jelasnya, dilansir detikJatim, pada Kamis (10/9/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penemuan Gua di Samping Rumah Warga Lereng Bromo PasuruanPenemuan Gua di Samping Rumah Warga Lereng Bromo Pasuruan Foto: Muhajir Arifin

ADVERTISEMENT

Seorang warga yang masuk ke dalam gua, Anang, mengungkapkan bagian dalam gua tampak alami bukan seperti bekas galian. Lebarnya antara 2,5-3 meter. Di dalam sana terdapat bekas jalan air yang diduga terbentuk alami karena lokasinya dekat sungai. Selain itu, ditemukan pula bekas-bekas sesaji atau sajen yang lazim ditemui di tempat-tempat wingit atau lokasi yang dianggap sakral oleh beberapa orang. Hal ini memang banyak ditemukan di kawasan Tengger, lereng Gunung Bromo.

Ia juga mengatakan sebaiknya warga tidak masuk ke sana karena strukturnya tidak bisa dipastikan masih aman atau tidak.

"Meski kelihatannya (strukturnya) kuat, tapi khawatir juga kalau ambrol," kata Anang.

Setelah temuan gua ini viral, Kepala Desa (Kades) Andonosari, Pujianto (42), melaporkan gua tersebut ke Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Pasuruan. Ia berharap pihak dinas bisa mengecek gua tersebut.

"Kita sudah laporkan ke dinas terkait, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, harapannya ada tindakan dinas terkait di gua itu. Karena beberapa hari ini, sejak beredar di media sosial, sudah mulai banyak warga yang datang," kata Pujianto, Kamis (10/9/2026).

Dengan adanya pihak berwajib mengecek gua tersebut harapannya bisa dilakukan penelitian untuk mengetahui keamanan strukturnya.

"Harapan ada penelitian lebih lanjut atau penggalian, misalnya, memastikan gua apa. Harapannya gua diamankan dan bisa menjadi sumber pengetahuan baru," jelasnya.

Pujianto mengaku khawatir gua tersebut ambruk. Sementara warga tampak antusias terhadap temuan ini sehingga mereka terus berdatangan.

Sebelumnya diberitakan, gua ini baru-baru ini viral di media sosial. Ternyata gua ini sudah ditemukan sejak 1994 oleh Ngatimin saat tengah bekerja menambang batu. Setelah itu ia mendirikan rumah dekat sana.

Ia tidak pernah mengumumkan temuannya itu atau menjadikannya tempat wisata. Ia pun kaget keberadaan gua ini bisa viral. Bahkan ia tidak tahu siapa yang menyebarkannya di media sosial.

"Saya tidak tahu (siapa yang membuatnya beredar di media sosial," ujar Ngatimin.

Artikel ini sudah tayang di detikJatim.



(aqi/aqi)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads