×
Ad

Prabowo Bakal Kumpulkan Gubernur-Bupati Bahas Gerakan Indonesia ASRI

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Kamis, 30 Jul 2026 18:54 WIB
Presiden Prabowo Subianto Resmikan Akad Massal di Batang Foto: Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Jakarta -

Presiden Prabowo Subianto berencana mendorong perbaikan kota/kabupaten di Indonesia melalui Gerakan Indonesia ASRI (aman, sehat, resik, dan indah). Ia akan mengumpulkan gubernur hingga bupati untuk membahas gerakan tersebut.

"Nanti ada rapat khusus gubernur, semua bupati, saya akan kumpulkan di Jakarta, saya tidak tahu persisnya kapan, khusus bicara tentang (Gerakan) Indonesia ASRI. ASRI, aman, sehat, resik, dan indah," kata Prabowo dalam acara akad massal 62.000 rumah subsidi di Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (30/7/2026).

Menurutnya, gerakan ini sangat penting untuk menjaga tampilan Indonesia, terutama di mata wisatawan luar negeri. Lingkungan kota hingga perumahan perlu dijaga agar terlihat ASRI.

Salah satu upaya gerakan ini melalui pengendalian sampah. Prabowo meminta agar masalah sampah di Indonesia diatasi. Ia mengatakan masalah tersebut rampung pada akhir 2027 mendatang.

"Kita juga perlu hidup dalam alam yang indah estetikanya karena ini adalah salah satu upaya daya tarik untuk pariwisata. Pariwisata adalah pencipta lapangan kerja yang sangat besar, tapi wisatawan tak akan mau datang ke kota yang jorok," imbuhnya.

Prabowo juga meminta agar rumah atau toko yang terlihat kotor dan tak terurus diberikan teguran. Bahkan, pemilik rumah atau toko bisa ditindak tegas jika tak kunjung melakukan perbaikan.

"Kalau ada rumah yang tidak dirawat, tegur yang punya. Liat di depan rumahnya jorok, tegur. Toko yang nggak mau jaga kebersihan, tegur. Berkali-kali ditegur nggak mau, ya sudah panggil tim gabungan, kejaksaan sama POLRI gabung. " tuturnya.

Sebelumnya diberitakan, Prabowo ingin membuat gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Salah satu cara untuk membuat Indonesia 'indah' adalah membuat rumah-rumah menggunakan atap genteng melalui program 'Gentengisasi'.

Menurutnya, banyak atap di Indonesia yang masih memakai seng. Padahal seng ini, kata Prabowo, bisa bikin penghuni kepanasan di dalam ruangan ditambah lagi atap seng rentan karatan.

"Saya lihat saudara-saudara, semua kota, kecamatan, hampir semua desa kita sekarang, maaf ya, terlalu banyak genteng dari seng. Seng ini panas untuk penghuni. Seng ini juga berkarat jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng," katanya dalam acara Taklimat Presiden RI pada Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026, dikutip dari YouTube Sekretariat Presiden, Senin (2/2/2026).

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/dhw)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork