Saat hendak membangun rumah ada banyak hal yang harus disiapkan. Perencanaan pembangunan dibutuhkan agar pemilik rumah juga mengetahui berapa biaya yang harus disiapkan.
Jika hanya mengikuti insting tanpa mencari tahu dulu apa yang perlu dipersiapkan, bisa-bisa rumah tidak akan selesai karena kehabisan biaya.
Arsitek sekaligus dosen di Binus University Denny Setiawan mengatakan ada beberapa kesalahan ketika pembangunan yang sering ditemukan, berikut diantaranya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
1. Tidak Bisa Bedakan Kebutuhan dan Keinginan
Saat membangun rumah kita pasti ingin desainnya sesuai dengan keinginan kita. Banyak yang menyebut sebagai desain rumah impian. Namun, sebagai orang awam kita tidak tahu apakah hal tersebut merupakan kebutuhan atau hanya impian.
Denny menjelaskan cara membedakannya adalah dengan mempertimbangkan intensitas penggunaan ruang atau bagian rumah yang hendak dibuat.
Sebagai contoh jika dirasa akan jarang beribadah di ruangan khusus, seperti musala di dalam rumah, sebaiknya jangan dibuat. Salat bisa dilakukan di mana saja, termasuk kamar tamu. Contoh lainnya jika ruangan tidak terlalu besar, jangan membuat tangga yang besar dan dengan desain rumit.
"Kalau misalnya keinginan kita utamakan, otomatis dananya akan membengkak," katanya kepada detikProperti, Jumat (12/12/2025).
2. Malas Riset Bahan Bangunan
Kita sering menempatkan diri sebagai orang awam yang tidak begitu mengerti dengan bahan bangunan. Alhasil menyerahkan semuanya kepada tukang bangunan padahal belum tentu mereka memahami betul keinginan kita.
Pemilik tetap harus riset dan membandingkan harga bahan bangunan. Langkah ini juga membantu kita untuk mengetahui opsi-opsi barang sejenis tetapi dengan harga yang mungkin jauh lebih murah.
"Material yang digunakan terlalu bermewah-mewah, (pemilik) perlu kebijakan dalam mengatur (bahan)," ujarnya.
3. Tidak Memakai Jasa Ahli
Arsitek Denny Setiawan mengatakan jika pekerjaan tersebut sudah menyangkut konstruksi, tenaga ahli perlu dilibatkan. Sebab, mereka memiliki pengalaman dan mampu dalam perencanaan sehingga pembangunan dijamin selesai dengan benar dan perencanaan biaya jauh lebih jelas.
4. Salah Pilih Kontraktor
Memilih kontraktor yang salah juga bikin pengeluaran membengkak. Oknum kontraktor bisa saja tidak amanah dan melebih-lebihkan harga.
Selain itu, kontraktor yang tidak tepat mungkin ceroboh atau kurang terampil sehingga membuat kesalahan pembangunan. Mereka juga dapat memilih vendor yang tidak tepat.
Itulah kesalahan membangun rumah yang bikin boros menurut arsitek. Semoga bermanfaat!
