Konsumen LRT City Menjerit: Proyek Mandek, Cicilan Jalan Terus!

Konsumen LRT City Menjerit: Proyek Mandek, Cicilan Jalan Terus!

Sekar Aqillah Indraswari - detikProperti
Jumat, 17 Jul 2026 07:04 WIB
Apartemen LRT City Ciracas
Apartemen LRT City Ciracas. Foto: Ilham Fikriansyah
Jakarta -

Beberapa proyek pembangunan apartemen LRT City tengah jadi sorotan di media sosial. Dalam salah satu unggahan yang cukup viral di akun @itdwi di Threads, kolom komentarnya dipenuhi akun yang ternyata konsumen-konsumen yang belum kunjung mendapatkan unitnya.

Dilihat detikcom pada Rabu (15/7/2026) pemilik akun @itdwi menyoroti perkembangan Apartemen LRT City Ciracas yang menurutnya tidak kunjung selesai. Ternyata dalam kolom komentarnya banyak konsumen dari Apartemen LRT City Cibubur dan Apartemen LRT City Tebet juga mengadu nasib karena kondisi unit mereka tidak jauh berbeda dengan Ciracas.

"Apartemen Lrt cibubur gimana ya. Ini masih mending ada bentuknya.. yang di cibubur jadi parkiran motor," tulis @riz***.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Yang Lrt City Tebet juga mangkrak.. padahal serah terima di PPBJ janjinya Januari 2023," kata @odd***.

"Gw ketipu beli di apt LRT Ciracas, Juni tahun 2023, dijanjiin sales Desember 2023 serah terima, tiap hari naik LRT dari situ koq makin kesini makin ga ada progress, sejak setelah lebaran 2025 ga pernah ada lagi pekerja konstruksinya, akhirnya mutusin untuk ga lanjut nyicil lagi, biarin lah hilang duit 20 bulan, drpd lbh banyak lg hilangnya, lapor ke bank udh ga mau lanjut nyicil, silakan bank buyback aja ke developernya," ungkap @bro***.

ADVERTISEMENT

Berangkat dari sini, tim detikcom mencoba melihat langsung kondisi ketiga apartemen tersebut, pada Senin (13/7/2026). Ketiga lokasi apartemen ini hanya sejengkal kaki dari stasiun LRT sehingga mudah dijangkau.

Apartemen LRT City CibuburApartemen LRT City Cibubur Foto: Ilham Fikriansyah


Pertama, kami mendatangi Apartemen LRT City Cibubur. Saat keluar dari stasiun langsung terlihat plang "LRT CITY CIBUBUR". Namun, kami tidak mendapati fasad dari bangunannya karena belum ada pembangunan.

Saat mendekati pintu masuk, kami melihat area proyek ditutup dengan dinding pengaman. Tidak tampak pekerja yang keluar masuk, tidak ada alat berat, tidak ada crane, dan tidak ada kebisingan seperti yang biasa terdengar di proyek. Bahkan, kantor marketing-nya pun terpantau sepi.

Apartemen LRT City CiracasApartemen LRT City Ciracas Foto: Ilham Fikriansyah

Lokasi kedua adalah Apartemen LRT City Ciracas yang berdiri tepat di depan Stasiun LRT Ciracas. Berbeda dengan LRT City Cibubur, di Ciracas sudah terlihat bangunannya dan area parkir. Jendela juga sudah terpasang dari atas hingga bawah. Namun, fasadnya belum selesai masih tampak beton abu-abu.

Fasad bangunan bagian bawah juga tampak belum selesai. Lalu beberapa fasad masih ditutupi pelapis.

Apartemen LRT City TebetApartemen LRT City Tebet Foto: Ilham Fikriansyah

Ketiga, Apartemen LRT City Tebet yang dekat dengan Stasiun LRT Cikoko dan Stasiun KRL Cawang. Jaraknya sekitar 200 meter dari Stasiun LRT, tapi bisa lebih cepat jika melewati JPO yang menghubungkan Stasiun LRT Cikoko, Halte Trans Jakarta Cikoko, dan area Stasiun KRL Cawang.

Sama seperti Apartemen LRT City Ciracas, wujud fasad apartemennya sudah ada, tapi belum rampung. Jendela sudah dipasang di beberapa lantai, sedangkan sisanya belum dikerjakan. Sebenarnya ada satu unit crane di lokasi, tapi dari pantauan detikcom, tidak beroperasi pada hari itu.

Setelah itu, tim detikcom menghubungi beberapa konsumen dari ketiga apartemen tersebut. Seluruh konsumen mengaku belum mendapatkan unit dengan waktu pembelian berbeda-beda.

Salah konsumen Caca (nama disamarkan) mengaku telah membeli unit di Apartemen LRT City Cibubur sejak 2021 seharga Rp 490 jutaan melalui cash bertahap selama 36 kali. Kredit tersebut sudah lunas 2024 dan dijanjikan akan serah terima pada 31 Desember 2025. Namun, hingga kini ia belum mendapatkan unitnya.

"Sekarang begitu kami sudah memenuhi kewajiban kami, dari sisi mereka tidak ada kabarnya seperti mereka meninggalkan kewajiban mereka. Jadi dari sisi saya, saya sebagian sudah beli dari rumah, saya kecewa dan saya ingin meminta uang saya dikembalikan, tapi saya tidak bisa berhubungan dengan mereka secara langsung," ujar Caca kepada detikcom pada Selasa (14/7/2026).

Ia terakhir kali mendapatkan kabar bahwa proyek di Tebet ini molor dan baru bisa serah terima pada Desember 2027. Pada saat itu alasannya ada masalah pada pergantian vendor dan pembiayaan sehingga pembangunan mundur ke tahun depan.

"Sekitar akhir tahun 2025 atau awal 2026 mereka kemarin (kasih) PDF timeline baru yang inti isinya ada masalah pergantian dan pembiayaan vendor dan timeline serah terima ke Desember 2027," ungkapnya.

Konsumen lain bernama Kimi (nama disamarkan) mengaku belum mendapat unit yang ia beli di apartemen LRT City Ciracas. Ia membeli apartemen tersebut pada 2023 karena tertarik pada lokasinya yang strategis dan dekat dengan tempat kerjanya.

Ia mencicil hingga hari ini dengan total uang yang sudah disetor mencapai Rp 129 jutaan. Ia mengungkapkan terpaksa terus menyicil karena tidak mau kreditnya jelek.

Kimi membeli 1 unit di apartemen tersebut dengan tipe 1 kamar. Ia dijanjikan mendapatkan unit pada 1 Juli 2024 atau paling lambat 31 Desember 2024, tetapi kini juga nasibnya digantung oleh pengembang tanpa alasan yang jelas. Meski begitu, ia tidak tinggal diam. Kimi telah mengajukan somasi pengakhiran PPJB meskipun belum mendapatkan tanggapan.

"Pertama teguran dulu sampai somasi 1, 2, 3. Itu mereka tidak merespon kan. Akhirnya kita gugat lah. Itu sampai ke mediasi dulu tuh. Jadi kemarin kita diulur sama mereka agar mediasi sampai 30 hari ya kalau nggak salah. Intinya mereka nggak mau memberikan pengembalian lah," ujar Kimi.

Kemudian, konsumen lainnya Dasko (nama disamarkan) membeli unit di Apartemen LRT City Tebet. Ia juga menemukan kendala yang sama seperti konsumen lainnya hingga saat ini belum mendapatkan unitnya. Dasko mendengar dari salah satu project manager proyek tersebut, pihak pengembang sudah tidak memiliki biaya untuk melanjutkan pembangunan.

Ia telah berusaha mencari keadilan dengan melaporkan ke Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), lapor Mas Wapres, hingga ke Danantara. Namun, belum ada satu pun yang berhasil menjembatani konsumen dengan pengembang untuk menyelesaikan masalah unit yang tak kunjung selesai.

"Jawabannya (Lapor Mas Wapres) adalah mereka hanya bisa eskalasi ke bagian terkait saja contohnya dia minta saya ke Danantara dan ke Adhi Karya. Nah itu pun tidak ada balasan," ungkapnya.

Ada pun, proyek Apartemen LRT City di Tebet, Cibubur, dan Ciracas merupakan proyek yang dibangun oleh PT Adhi Commuter Properti Tbk (ADCP) anak perusahaan dari PT. Adhi Karya (Persero) Tbk. ADCP berdiri sejak tahun 2018 dan bergerak di bidang properti, hospitality, dan commercial support.

Sementara Apartemen LRT City berkonsep hunian Transit Oriented Development (TOD) dengan stasiun LRT terdekat. Apartemen LRT City Tebet bahkan disebut sebagai proyek multifungsi pertama di Jalan MT Haryono yang terintegrasi langsung dengan sistem transportasi massal LRT, BRT, dan KRL.

Progres Apartemen LRT City Tebet fase satu disebut mulai groundbreaking sejak November 2019 dan ditargetkan serah terima pada Desember 2024. Kemudian, Apartemen LRT City Ciracas sudah dimulai pada Desember 2018. Sementara itu, Apartemen LRT City Cibubur hingga kini belum ada pembangunan fisik berdasarkan pantauan detikcom.

(aqi/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads