Seorang netizen geram dengan tetangganya yang sering membakar sampah. Ia pun punya cara andal menegur tanpa perlu berhadapan langsung dengan tetangga.
Pemilik akun Threads @lirasavir, Lira Savira membagikan cerita tentang masalah tetangga hobi bakar sampah. Saking kesalnya dengan tetangga, ia sampai membuat laporan ke dinas lingkungan hidup setempat.
"Karena udah muak sama tetangga yang hobi bakar sampah, memutuskan bikin laporan ke dinas lingkungan hidup setempat," tulis Lira dalam akun itu seperti yang dikutip detikProperti, Sabtu (6/6/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah dua hari berlalu, petugas dari kelurahan beserta ketua RT datang ke lokasi yang dilaporkan. Mereka memberikan edukasi kepada pelaku bakar sampah.
Saat dihubungi detikProperti, Lira mengatakan kejadian itu berada di rumah orang tuanya di Purworejo, Jawa Tengah. Setelah petugas datang ke lokasi, tetangganya sudah tidak bakar sampah lagi.
"Sejauh ini belum bakar-bakar sampah lagi alhamdulillah," katanya.
Untuk melaporkan tetangganya, Lira mengambil foto bukti tetangga bakar sampah. Lalu, mengirimkan foto beserta alamat ke Instagram DLHP Kabupaten Purworejo.
"Aku langsung DM di IG dinas lingkungan hidup setempat," ucapnya.
Ia menambahkan bahwa laporan tersebut bisa disampaikan dan meminta disamarkan identitas pelapornya. Layanan selanjutnya pun tidak dipungut biaya.
Selain itu, ia menceritakan masalah sampah berawal dari kebun di samping rumahny yang terdapat banyak sampah. Sampah itu dibuang oleh orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Setiap hari orang tersebut membawa sampah ke kebun. Pemilik atau penjaga kebun itu pun membakar semua sampah.
"Awalnya di samping rumah ada kebun kosong. Nah, tiba-tiba ada orang gila yang ngumpulin sampah, ditaruh di situ setiap hari. Sama pemiliknya atau penjaga kebun dibakar terus itu sampah," jelasnya.
Namun, Lira merasa terganggu dengan kondisi tersebut. Sebab, rumah yang ia tempati punya konsep terbuka sehingga asap masuk. Kemudian, ada bayi di rumah. Ia akhirnya melaporkan tetangganya kepada dinas lingkungan hidup setempat.
(dhw/das)










































