Proyek rumah Ryan Reynolds dan Blake Lively seluas 110 hektare menghadapi masalah hukum. Ada dugaan keduanya belum membayar kontraktor sebesar US$ 2,1 juta atau setara Rp 37 miliar (kurs Rp 17.705).
Dilansir New York Post, ada lima kontraktor dan subkontraktor menuntut pembayaran kepada pasangan tersebut. Tuntutan terbesar datang dari FlowCon Inc. atau Flower Construction. Mereka menuntut US$ 1,35 juta atau Rp 23 miliar.
Kontraktor tersebut telah memasang rangka, sistem HVAC, instalasi pipa, instalasi listrik, pemasangan dinding kering, pekerjaan batu, pelapisan anti air, pengecatan, hingga pekerjaan kayu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya itu, berdasarkan klaim tambahan, mereka juga memasang atap tembaga khusus, fabrikasi baja struktural, pengerjaan kayu kasar, penggalian geotermal, dan pemasangan septic tank. Semua pekerjaan tersebut belum juga dilunasi.
NY Post menyatakan alasan Blake Lively dan Ryan Reynolds menunggak karena tengah mengalami masalah keuangan. Dilihat dari kerajaan bisnis mereka yang pendapatannya merosot selama setahun terakhir. Ditambah Blake Lively tengah berjuang melawan sutradara Justin Baldoni yang ia gugat karena menciptakan lingkungan kerja yang tidak bersahabat saat syuting film It Ends With Us.
Meskipun harus membayar utang yang cukup besar, pengacara pasangan ini, Michael Sirignano, menegaskan tidak akan menjual rumah atau lahan di sekitarnya. Properti ratusan hektare itu akan menjadi kompleks keluarga termasuk untuk keempat anak mereka.
Pembangunan rumah impian super besar ini berada di Lewisboro, bagian utara New York. Terhitung sudah 8 tahun pembangunan berjalan, tetapi rumah tersebut belum juga selesai.
Rumah Ryan Reynolds dan Blake Lively Foto: TheImageDirect.com via The New York Post |
Rumah tersebut telah dibeli sejak 2018. Di dalamnya sudah tersedia empat kamar tidur dan kemungkinan akan diperbesar.
Kemudian mereka membeli sebidang tanah senilai US$ 1,6 juta atau Rp 28 miliar dan bertambah empat bidang tanah di sekitarnya dua tahun kemudian.
Konsep rumah tersebut adalah hunian ramah lingkungan dengan panel surya yang dipasang di rumah utama, bangunan seluas 307 meter persegi untuk kolam renang seluas 92 meter persegi, pusat kebugaran seluas 158 meter persegi, serta sistem septik dan air hujan.
Pembangunan diperkirakan terhenti sekitar akhir tahun 2025 atau awal tahun 2026.
Pada sidang dewan perencanaan tahun 2022, Lively mengungkapkan perasaannya dengan antusias jika rumah barunya ini sebagai 'surga' dan 'tempat terindah di dunia'.
"Kami sangat mencintai tanah ini. Kami sangat bersyukur memiliki tanah ini dan memiliki ruang serta privasi yang begitu besar," katanya kepada para pejabat kota, seperti dikutip pada Jumat (22/5/2026).
Ada pun, Ryan Reynolds dan Blake Lively adalah pasangan yang sama-sama namanya bersinar di layar lebar. Ryan Reynolds adalah aktor yang sudah memiliki puluhan karya, salah satunya Deadpool, The Proposal, Red Notice, hingga Turbo. Sementara itu, beberapa film yang dibintangi oleh Blake Lively adalah A Simple Favor dan The Age of Adaline.
(aqi/das)











































