Pemerintah sedang membangun rumah susun (rusun) untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) di Ibu Kota Nusantara (IKN). Rusun itu diperkirakan akan rampung September 2026.
Direktur Jenderal Perumahan Perkotaan Kementerian PKP Sri Haryati mengatakan ada pembangunan rusun di IKN untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kriteria penghuni rusun akan ditentukan oleh Otorika IKN dan pemerintah daerah.
"(Rusun) buat MBR, nanti MBR-nya tentu dari OIKN yang akan menentukan bersama pemerintah daerah setempat," kata Sri di Menara BTN, Jakarta Pusat, Rabu (13/5/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pembangunan Rusun MBR di Ibu Kota Nusantara Foto: Dok. Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman |
Proyek pembangunan berjalan baik dengan progres melampaui target. Progres pembangunan sudah mencapai 42,465 persen dari rencana 34,675 persen sehingga ada deviasi positif sebesar 7.781 persen.
"(Pembangunan rusun MBR di) IKN bagus malah deviasinya top," ucapnya.
Rusun ini ditargetkan rampung pada Oktober 2026 mendatang. Namun, proyek diperkirakan dapat selesai pada September 2026.
Selain itu, rusun dibangun sebanyak satu tower dengan luas 5.988 meter persegi. Bangunan itu terdiri dari empat lantai serta 65 unit.
Setiap unit berupa hunian tipe 36. Adapun variasi unit hanya terbagi antara 3 unit difabel dan 62 standar.
Dikutip dari akun Instagram resmi Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan & Kawasan Permukiman Kalimantan II @bp3kp_kalimantan2, Rusun MBR dibangun oleh Kementerian PKP, Balai P3KP Kalimantan II melalui Satuan Kerja PKP Kaltim. Pembangunan dikerjakan oleh PT. Adhi Persada Gedung - FYP KSO.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
(dhw/das)











































