Bangun 50 Ribu Unit Apartemen, Kim Jong Un Sulap Pyongyang Jadi 'Manhattan'

Bangun 50 Ribu Unit Apartemen, Kim Jong Un Sulap Pyongyang Jadi 'Manhattan'

ilham fikriansyah - detikProperti
Jumat, 10 Apr 2026 06:45 WIB
Apartemen di Pyongyang Korea Utara
Apartemen di Pyongyang, Korea Utara. Foto: Todd Mecklem/Creative Commons/Flickr
Jakarta -

Pemimpin tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong Un punya ambisi besar mengubah ibu kota Pyongyang menjadi lebih modern. Selama beberapa tahun terakhir, Pyongyang mulai berubah menjadi kota yang dipenuhi bangunan tinggi.

Saking banyaknya perubahan, sejumlah media luar menyebut ibu kota ini sebagai 'Pyonghattan' yang merupakan pelesetan dari Manhattan di New York. Sebab, Pyongyang kini memiliki banyak bangunan dan gedung lebih dari 50 lantai.

Dilansir dari South China Morning Post, masifnya pembangunan di Pyongyang merupakan keinginan Kim Jong Un. Ia membuat distrik baru di sekitar Pyongyang, tepatnya di Hwasong, dengan tujuan untuk membangun puluhan ribu unit apartemen.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di distrik Hwasong sedang dibangun 10.000 unit apartemen. Hunian vertikal itu dibangun di pinggir jalan agar mudah diakses menggunakan kendaraan pribadi atau transportasi umum.

Pembangunan besar-besaran di Pyongyang merupakan ambisi dari Kim Jong Un untuk membangun 50.000 unit apartemen di Pyongyang. Program ini bertujuan untuk mengatasi masalah perumahan di ibu kota.

ADVERTISEMENT

Program yang dimulai pada 2021 ini ditargetkan selesai dalam waktu lima tahun, tepatnya di tahun ini. Kim Jong Un menargetkan 50.000 unit apartemen untuk masyarakat selesai dibangun sebelum akhir 2026.

Terbaru, sudah ada dua gedung setinggi 80 lantai yang dibangun di pusat kota Pyongyang. Gedung ini difungsikan sebagai apartemen yang terdiri dari ratusan unit kamar.

Selain apartemen, Kim Jong Un juga membangun puluhan gedung kantor di pusat kota Pyongyang. Jalanan utama di ibu kota itu juga dibuat lebar dan menggunakan aspal berkualitas.

Nggak Nyangka! Begini Penampakan Pyongyang, Ibu Kota Korea UtaraPenampakan kota Pyongyang di Korea Utara. Foto: REUTERS/KCNA KCNA

Untuk Distrik Hwasong yang baru dibangun, panjang jalan utama di sana sekitar 1 km dengan lebar area 1,2 km. Area ini terdiri dari 10 blok besar yang masing-masing rata-rata berukuran 300x220 meter. Secara keseluruhan, Distrik Hwasong membentang di sepanjang jalan sekitar 5 km.

Pyonghattan yang Kelasnya Masih Jauh dari Manhattan

Dilansir CNN, adanya apartemen ini diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat, terutama di Pyongyang. Namun sayangnya, 'Pyonghattan' masih jauh kelasnya dari Manhattan yang sudah terkenal sebagai simbol kota modern.

Sebab, pemadaman listrik kerap terjadi yang menyebabkan lift tidak berfungsi sehingga menyulitkan kehidupan penghuni apartemen. Alhasil, banyak penghuni muda yang menempati lantai atas gedung sementara penghuni yang lebih tua dipindahkan ke lantai bawah.

Padahal, Hwasong disebut sebagai sebuah distrik yang digambarkan oleh media pemerintah sebagai "kawasan perkotaan yang indah dan modern" yang menandakan "era baru kemakmuran" bagi Pyongyang.

Pembangunan 10.000 unit apartemen di Pyongyang, Korea UtaraPembangunan 10.000 unit apartemen di Pyongyang, Korea Utara Foto: KCNA via NK News

Hwasong dirancang sebagai kota modern baru di Pyongyang, yang dikenal dengan arsitektur bergaya Soviet berwarna pastel. Proyek perumahan besar lainnya telah dibangun di sekitar Jalan Ilmuwan Mirae dan Jalan Songhwa, tempat gedung tertinggi kedua di negara itu - Menara Utama Jalan Songhwa - selesai dibangun pada tahun 2022.

Nahas, kemegahan Distrik Hwasong di Pyongyang belum mampu mengalahkan Manhattan di New York. Bahkan, sebagian besar kota ini telah ditutup bagi pengunjung sejak Korea Utara menutup perbatasannya sebagai respons terhadap pandemi Covid-19 lebih dari lima tahun lalu.

Di sisi lain, Pemerintah Korea Utara juga membangun ribuan hunian di luar Pyongyang, tepatnya di area tambang dan pedesaan. Proyek ini masuk dalam program modernisasi Korea Utara, tapi dalam proses pembangunannya mereka bergantung pada tentara dan penduduk lokal yang bekerja di lingkungan yang keras serta upah yang minim.

Program perumahan tersebut diutamakan untuk mereka yang dianggap loyalis keluarga Kim Jong Un dan orang-orang yang bekerja di sektor yang dianggap penting oleh negara, seperti ilmuwan dan insinyur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads