Oscars atau Academy Awards merupakan ajang penghargaan film paling bergengsi di dunia. Untuk mendukung acara itu, venue yang dipilih nggak main-main, yakni Dolby Theatre.
Dilansir dari Elle Decor, Dolby Theatre sudah menjadi venue Oscars sejak 2002. Nggak tanggung-tanggung, teater itu memang dibangun khusus buat menampung acara bergengsi ini.
Lokasi Oscars terdahulu nggak cukup mewadahi megahnya acara ini. Dari segi ruang, kapasitas, hingga infrastruktur broadcasting tidak memenuhi kebutuhan Oscars.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Oleh karena itu, gedung khusus buat Oscars mulai dikembangkan pada 1997. Demi membangun teater itu, Academy menggelontorkan dana sebesar US$ 94 juta atau sekitar Rp 1,59 triliun (kurs Rp 17.003).
Pengembang asal Kanada, TrizecHahn, menawarkan Academy untuk membangun kompleks hiburan termasuk teater buat Oscars. Lalu, arsitek David Rockwell yang sebelumnya pernah merancang acara Oscars pun ikut mendesain gedung memukau itu agar setiap sudut siap ditangkap kamera buat televisi.
"Seluruh fasilitas, dari Hollywood Boulevard hingga panggung, dirancang sebelumnya untuk berfungsi sebagai fasilitas produksi TV," kata Rockwell, dikutip dari Elle Decor, Senin (16/3/2026).
Venue ini mempunyai 14 titik lokasi kamera permanen dan satu 'kokpit media' di atas lift hidrolik. Kemudian, terdapat kisi-kisi sepanjang 4,5 meter di depan panggung untuk memudahkan pemasangan teknis. Bahkan, kabel-kabel yang rumit tersebar di teater secara tersembunyi di balik lantai dan dinding.
Kemudian, teater tersebut memiliki 3.400 kursi penonton. Setiap nominasi dipastikan mendapatkan kursi yang jaraknya tidak lebih dari empat kursi dari lorong. Dengan begitu, pemenang penghargaan bisa dengan mudah berjalan ke lorong ketika dipanggil ke panggung.
Kursi-kursi itu dilapisi kain berwarna plum gelap dan finishing kayu ceri. Perpaduan warna ini memberikan kesan hangat pada ruangan.
Bagian dalam auditorium terdapat panggung dengan bentuk mahkota silver yang indah. Panggung ini termasuk salah satu yang terbesar di Amerika Serikat. Ukuran panggung sepanjang 36,5 meter dan selebar 22,8 meter. Lalu, panggung dibingkai dengan proscenium selebar 19,5 meter.
Di samping itu, saat pertama dibuka pada 9 November 2001, teater itu bernama 'Kodak Theatre'. Perusahaan itu membayar US$ 75 juta atau Rp 1,27 triliun untuk hak penamaan.
Namun, Kodak mengajukan kebangkrutan dan mengakhiri perjanjian hak penamaannya pada Januari 2012. Pada Mei 2012, Dolby Laboratories menggantikan Kodak dengan menandatangani kesepakatan 20 tahun buat mengganti nama tempat tersebut. Dolby juga membawa teknologi suara dan visual mutakhirnya ke teater ini.
Kini Dolby Theatre dilengkapi dengan sound system yang super canggih. Teater itu menggunakan teknologi Dolby Atmos dengan 215 pengeras suara yang digerakkan secara individual. Lalu, sistem proyeksi menggunakan teknologi Dolby Vision sehingga menghasilkan rasio kontras satu juta banding satu dan kecerahan dua kali lipat dari layar standar.
Bukan cuma untuk Oscars, teater ini juga menjadi venue kegiatan lain. American Idol, America's Got Talent, dan AFI Lifetime Achievement Awards pernah diselenggarakan di teater yang sama dengan Oscars.
Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.
Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini
