Menara 'Hantu' Kokoh Meski Dihantam Gempa 7,7, Padahal Mangkrak 30 Tahun

Menara 'Hantu' Kokoh Meski Dihantam Gempa 7,7, Padahal Mangkrak 30 Tahun

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Selasa, 17 Mar 2026 09:00 WIB
Bangkok, Thailand 08.20.2019 Sathorn Unique Tower, Ghost Tower is an unfinished skyscraper in the Thai capital city Bangkok. Planned as a high-rise condominium complex
Sathorn Unique Tower Foto: (iStock)
Jakarta -

Thailand mempunyai gedung mangkrak terkenal yang dijuluki 'Menara Hantu', tepatnya di Bangkok. Proyek gedung pencakar langit itu berhenti sejak 1997 atau hampir 30 tahun.

Dilansir dari Thailand Business News, gedung pencakar langit itu bernama Sathorn Unique Tower. Tinggi bangunan mencapai 49 lantai, tetapi sayang proyeknya batal akibat krisis finansial Asia kala itu.

Meski sudah lama mangkrak, Menara Hantu itu masih berdiri kokoh. Bahkan, bangunan tidak terpengaruh ketika gempa magnitudo 7,7 menghantamnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kenapa Menara Hantu di Bangkok bertahan selama ini?

Diketahui konstruksi bangunan dimulai pada awal 1990-an. Bangunan itu menggunakan kerangka beton bertulang.

Gedung pencakar langit ini tadinya mau digunakan sebagai hunian mewah sebelum Thailand menerapkan kode seismik. Para ahli meyakini usia panjang bangunan berkat struktur kerangka yang kokoh.

ADVERTISEMENT

Kolom bangunan tebal dan memiliki desain yang sederhana. Struktur itu belum selesai menghindari penggunaan sistem flat slab yang konon jadi penyebab bangunan runtuh.

Dikutip dari VNexpress, kondisi bangunan yang belum selesai dan masih terlihat rangka-rangkanya. Bangunan itu tampak mengerikan sehingga disebut Menara Hantu dan menjadi situs yang diincar wisatawan pemberani.

Seorang turis melalui Travelfreak mengaku membayar 200 Baht atau sekitar Rp 104.523 (kurs Rp 522) kepada petugas keamanan untuk akses ke gedung selama 15 menit. Lalu, blogger travel Jack Morris mengaku pernah mengunjungi lantai tertinggi Sathorn pada 2015.

"Setiap kali saya datang ke Bangkok, saya selalu tergoda untuk menaiki gedung 49 lantai yang terbengkalai ini. Menurut saya, ini adalah tempat dengan pemandangan kota terbaik," katanya, dikutip Senin (16/3/2026).

"Penduduk setempat menyebutnya 'Menara Hantu' karena beberapa orang percaya bahwa gedung ini berhantu," tambahnya.

Dilansir dari Business Insider, Sathorn Unique Tower sempat menghadapi masalah hukum dan penyitaan. Pemiliknya, Pansit Torsuwan sempat ingin menjual gedung, tetapi hingga saat ini tidak juga kunjung mendapatkan pembeli.

Bangunan ini semestinya menyediakan 659 unit hunian dan 54 unit ritel. Namun, proyeknya ditinggalkan begitu saja dengan kerangka beton yang belum sama sekali dipoles.

Tempat tersebut pun dilarang untuk dimasuki. Akan tetapi, beberapa orang tetap nekat melihat-lihat bagian dalam gedung.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini



(dhw/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Berita detikcom Lainnya
Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads