Kota Ini Cuma Dihuni 1 Kepala, Wali Kota-Bartender Dijabat Orang yang Sama

Kota Ini Cuma Dihuni 1 Kepala, Wali Kota-Bartender Dijabat Orang yang Sama

Wildan Alghofari - detikProperti
Rabu, 18 Feb 2026 17:46 WIB
Monowi
Monowi (Foto: Wiki via Daily Mail)
Jakarta -

Amerika Serikat memiliki banyak kota yang tersebar di berbagai negara bagian. Dari banyaknya kota di AS ada salah satu kota yang menjadi paling sunyi dan hanya satu penduduk saja yang menghuni, yaitu Monowi.

Monowi terletak sekitar lima mil dari perbatasan South Dakota, di wilayah utara Nebraska yang terpencil. Lokasinya dipenuhi pemandangan hamparan padang rumput dan ladang gandum yang membentang luas.

Dilansir dari BBC, Monowi benar-benar hanya dihuni oleh satu penduduk. Satu-satunya penduduk Monowi adalah Elsie Eiler, seorang perempuan lansia yang sekaligus memegang hampir semua peran penting di kota tersebut. Ia tercatat sebagai wali kota, juru tulis, bendahara, pustakawan, hingga bartender. Bahkan, ia membayar pajak kepada dirinya sendiri demi menjaga agar Monowi tetap berstatus sebagai kota berbadan hukum.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Elsie Eiler, satu-satunya penduduk MonowiElsie Eiler, satu-satunya penduduk Monowi Foto: Reuters via Daily Mail

Kehidupan sehari-hari Eiler berpusat di kedainya yang bernama Monowi Tavern, satu-satunya bisnis yang masih beroperasi di kota itu. Setiap pagi, ia berjalan beberapa langkah dari rumah mobilnya untuk membuka kedai, memasak makanan sederhana seperti burger dan hotdog, serta melayani tamu yang datang dari desa-desa sekitar hingga kota besar seperti Lincoln dan Omaha.

Kondisi Monowi saat ini kontras dengan masa lalunya. Pada tahun 1930, kota ini merupakan permukiman yang ramai dengan sekitar 150 penduduk, dilengkapi toko kelontong, restoran, sekolah, jalur kereta api, bahkan penjara. Namun kemerosotan ekonomi pedesaan pasca Perang Dunia II membuat penduduknya perlahan meninggalkan kota hingga akhirnya menyisakan satu orang.

ADVERTISEMENT

Setelah suaminya, Rudy Eiler, meninggal dunia pada tahun 2004, Elsie tidak hanya mengelola kedai, tetapi juga secara administratif mengelola seluruh kota. Setiap tahun, ia mengadakan pemilihan wali kota dan memilih dirinya sendiri, menyusun rencana kota untuk memperoleh dana negara bagian, serta mengurus segala hal yang ditandatangani atas namanya sendiri.

Monowi juga memiliki sebuah perpustakaan kecil bernama Perpustakaan Rudy, yang didirikan untuk mengenang mendiang suaminya. Perpustakaan ini menyimpan sekitar 5 ribu koleksi buku dan majalah, walaupun minim pengunjung yang membaca buku di perpustakaan itu.

Berdasarkan laporan dari Daily Mail, kisah Monowi memberikan gambaran ekstrem dari kota yang terancam mati. Eiler sebagai sebagai penduduk satu-satunya harus berperan sebagai figur sentral yang menjaga kehidupan kota. Sebagian besar pengunjung terkadang datang hanya untuk berbincang dengan Eiler, menikmati hidangan di Monowi Tavern, lalu kembali pulang setelah kunjungan selesai.

Meski hidup sendiri, Eiler mengaku tak merasa kesepian. Monowi Tavern mempunyai pelanggan tetap yang berasal dari radius puluhan mil dan sebagian telah dikenalnya sejak kecil. Bahkan, ada pelanggan yang datang membawa anak dan cucu mereka, menjadikan kedai tersebut layaknya ruang keluarga di komunitas pedesaan.

Eiler mengatakan keputusannya tetap tinggal di Monowi karena sudah terlanjur merasa dekat dengan tempat itu. Bagi dia, kota kecil tersebut bukan cuma tempat tinggal, tetapi juga tempat penuh kenangan hidupnya. Selama masih sanggup, ia ingin terus merawat Monowi agar tetap ada, meski penghuninya hanya tersisa dirinya sendiri.

(das/das)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads