Pyramiden, Kota Mati Bekas Tambang yang Ada di Ujung Dunia

Jejak Hidup di Kota Mati

Pyramiden, Kota Mati Bekas Tambang yang Ada di Ujung Dunia

ilham fikriansyah - detikProperti
Minggu, 15 Feb 2026 07:00 WIB
Kota Mati Pyramiden di Norwegia yang dulunya merupakan pusat tambang oleh Uni Soviet.
Kota Mati Pyramiden di Norwegia. Foto: Wikimedia Commons/CCA 4.0
Jakarta -

Ada banyak kota mati yang tersebar di seluruh dunia, mulai dari di pegunungan tinggi hingga tepi laut. Namun, ada satu kota mati yang terbilang unik karena berada di ujung dunia.

Kota itu bernama Pyramiden yang terletak di Kepulauan Svalbard, Norwegia. Saking jauhnya, kota ini cenderung lebih dekat dengan Kutub Utara daripada Ibu Kota Norwegia, Oslo.

Kota ini berdiri pada 1910 setelah sejumlah orang Swedia menemukan ada batu bara yang tersembunyi. Setelah beberapa tahun dimiliki Swedia, kota ini akhirnya dijual kepada Uni Soviet pada 1927 yang berambisi membangun tambang batu bara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sedikit informasi, kota ini dinamakan Pyramiden karena terinspirasi dari sebuah gunung di sekitar kota yang bentuknya piramida, mirip seperti yang ada di Mesir.

Dilansir dari situs Visit Svalbard, Pyramiden awalnya merupakan kota yang sangat sepi, sampai akhirnya mulai berkembang sejak 1970-an usai tambang batu bara semakin eksis. Menurut data pemerintah Svalbard, jumlah penduduk yang tinggal di kota Pyramiden mencapai 1.000 jiwa pada 1980-an.

ADVERTISEMENT

Kala itu, pemerintah memprediksi jumlah penduduk Pyramiden akan terus bertambah karena tambang batu bara menjadi penggerak ekonomi di sana. Tak heran, perusahaan tambang Uni Soviet bernama Trust Arktikugol punya rencana memperluas tambang agar semakin mendapatkan cuan.

Agar masyarakat merasa nyaman tinggal di Pyramiden, pemerintah Uni Soviet turut membangun sejumlah apartemen dengan pemanas sentral. Dibangun juga berbagai fasilitas seperti sekolah, rumah sakit, pom bensin, rumah kaca, hotel, restoran, perpustakaan, hingga bioskop.

Pyramiden diprediksi akan menjadi kota yang modern di masanya, walau terletak di ujung dunia. Sayangnya, kota kecil yang punya pemandangan indah itu perlahan menjadi kota mati.

Pyramiden yang Berubah Menjadi Kota Mati

Di Pulau Svalbard, 1.000 kilometer dari Kutub Utara, terletak sebuah kota 'hantu' bekas Uni Soviet yang disebut Pyramiden. Penasaran seperti apa penampakannya?Sisa-sisa bangunan di kota mati Pyramiden. Foto: Jonk Photography.

Kesuksesan kota Pyramiden ternyata tidak bertahan lama meski sempat mencapai masa jayanya pada 1980-an. Semua itu berubah kala Uni Soviet runtuh pada 1991 yang sangat berdampak pada tambang batu bara.

Perusahaan tambang Trust Arktikugol mulai kehabisan napas karena tidak mendapat bantuan subsidi setelah Uni Soviet bubar. Alhasil, pabrik tambang justru tidak membawa keuntungan apa-apa bagi ekonomi kota Pyramiden.

Masyarakat juga harus berjuang untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari usai Uni Soviet bubar. Kebutuhan logistik seperti makanan, minuman, dan pakaian menjadi sulit karena biaya pengiriman yang sangat mahal.

Di sisi lain, sebuah kecelakaan pesawat pada Agustus 1996 membuat warga Pyramiden semakin berduka. Kala itu, pesawat yang membawa pekerja tambang dan masyarakat Pyramiden jatuh di dekat Longyearbyen, Norwegia. Seluruh 141 penumpang tewas dalam insiden itu.

Kondisi ekonomi yang terus memburuk dan banyaknya pekerja tambang tewas akibat kecelakaan pesawat membuat perusahaan Trust Arktikugol sulit untuk bertahan. Akhirnya, perusahaan itu bangkrut pada 1998.

Sebagian penduduk yang bekerja di tambang itu akhirnya memilih pindah ke kota lain demi mencari kehidupan yang lebih layak. Perlahan, Pyramiden ditinggalkan oleh seluruh penduduknya dan berubah menjadi kota mati sampai saat ini.

Di Pulau Svalbard, 1.000 kilometer dari Kutub Utara, terletak sebuah kota 'hantu' bekas Uni Soviet yang disebut Pyramiden. Penasaran seperti apa penampakannya?Sisa-sisa perabotan di kota Pyramiden Foto: Jonk Photography.

Menariknya, udara dingin di Pyramiden membuat struktur bangunan masih bertahan walau sudah ditinggal pergi penduduknya hampir 28 tahun. Masih ada sisa gelas di atas meja, koran yang menempel di dinding, dan peralatan ski di lorong sekolah.

Dari sejumlah foto, terlihat banyak bangunan di Pyramiden masih berdiri kokoh walau terbengkalai puluhan tahun. Namun memang ada sejumlah gedung yang catnya sudah mengelupas dan rusak di beberapa bagian.

Meski sudah menjadi kota mati, banyak orang yang tertarik berkunjung ke Pyramiden untuk melihat jejak tambang batu bara milik Uni Soviet. Sejak 2010, pemerintah Norwegia membuka perjalanan liburan ke Pyramiden, tapi kuotanya dibatasi.




(ilf/abr)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads