Manajemen JGC Cakung Buka Suara soal Warga Protes Bau Sampah-Jalan Rusak

Manajemen JGC Cakung Buka Suara soal Warga Protes Bau Sampah-Jalan Rusak

Danica Adhitiawarman - detikProperti
Senin, 19 Jan 2026 14:30 WIB
Manajemen JGC Cakung Buka Suara soal Warga Protes Bau Sampah-Jalan Rusak
Warga Jakarta Garden City lakukan aksi demonstrasi di Cakung. Foto: Dok. Wahyu Andre Maryono
Jakarta -

Warga Jakarta Garden City di Cakung, Jakarta Timur menggelar aksi demonstrasi terhadap manajemen JGC pada Sabtu (17/1) lalu. Mereka mengeluhkan masalah jalan rusak hingga bau sampah yang timbul dari pabrik sampah.

Manajemen JGC pun buka suara soal keluhan warga. Pihak manajemen mengatakan telah menerima dan mencermati aspirasi serta keluhan yang disampaikan oleh beberapa perwakilan warga.

"Hal utama yang disuarakan meliputi kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik kawasan, isu bau tidak sedap yang diduga berasal dari aktivitas Pabrik RDF Rorotan, serta keinginan sebagian warga untuk dapat mengelola klaster secara mandiri," ujar Manajemen JGC kepada detikProperti melalui keterangan tertulis, Senin (19/1/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak manajemen mengatakan telah melakukan komunikasi secara berkala dengan perwakilan warga melalui forum koordinasi, pertemuan lingkungan, serta penanganan laporan teknis yang masuk melalui pengelola kawasan.

"Manajemen menghormati hak warga untuk menyampaikan aspirasi secara terbuka dan memandang hal tersebut sebagai bagian dari dinamika dalam pengelolaan kawasan hunian skala kota," ucap Manajemen JGC.

ADVERTISEMENT

Untuk menangani keluhan warga, Manajemen JGC terus melakukan evaluasi menyeluruh dan bertahap, baik terkait perbaikan infrastruktur, pengelolaan lingkungan, maupun peningkatan kualitas fasilitas kawasan. Seluruh masukan warga menjadi bahan pertimbangan penting dalam penyusunan prioritas pekerjaan ke depan.

Terkait percepatan perbaikan jalan, manajemen mengatakan hal itu dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan aspek teknis, keselamatan, kondisi utilitas bawah tanah, serta penyesuaian dengan rencana pengembangan kawasan. Lalu, faktor cuaca dan proses penganggaran juga menjadi bagian dari pertimbangan teknis pelaksanaan.

"Manajemen menargetkan perbaikan jalan dilakukan secara berkelanjutan dan bertahap sesuai dengan skala prioritas. Beberapa titik telah dan sedang ditangani, sementara titik lainnya akan masuk dalam jadwal perbaikan lanjutan sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan," tuturnya.

Selain itu, pembangunan fasilitas kawasan seperti clubhouse dan jogging track masih menjadi bagian dari rencana pengembangan Jakarta Garden City. Pembangunan fasilitas tersebut dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan tahapan pembangunan kawasan serta mempertimbangkan kebutuhan dan kesiapan area.

Di samping itu, warga juga meminta pengelolaan klaster secara mandiri. Manajemen JGC terbuka terhadap aspirasi warga terkait pengelolaan lingkungan klaster.

Namun, manajemen berpesan agar pengelolaan kawasan perlu tetap mengikuti ketentuan, perjanjian, serta regulasi yang berlaku. Hal ini untuk menjaga standar layanan, keamanan, dan keseragaman kualitas kawasan.

Terkait pabrik Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan, pihak manajemen menjelaskan pabrik tersebut adalah proyek pengolahan sampah modern milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang terletak di Cilincing, Jakarta Utara. Fasilitas tersebut krusial untuk mengelola sampah sehingga tak bergantung pada TPST Bantargebang.

Manajemen JGC mengakui proses pemilahan dan penumpukan sampah sebelum diolah berpotensi menimbulkan bau menyengat jika sistem filtrasi udara atau manajemen penumpukan tidak berjalan optimal. Kemudian, lalu lintas truk sampah yang menuju fasilitas tersebut juga sering menjadi perhatian warga sekitar.

Upaya yang telah dilakukan Manajemen JGC sejak awal munculnya isu bau, antara lain aktif melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan pihak-pihak terkait, termasuk instansi pemerintah dan pengelola fasilitas RDF. Hal itu untuk menyampaikan dampak yang dirasakan warga saat ini.

Pihak manajemen menyatakan melakukan audiensi dengan dinas terkait dan pengelola fasilitas untuk menyampaikan dampak yang dirasakan warga. Mereka juga mendorong percepatan mitigasi teknis di lokasi fasilitas tersebut agar tidak mencemari udara di area hunian.

Selanjutnya, Manajemen JGC akan memasang sistem pemantauan kualitas udara di area perumahan sebagai dasar data untuk advokasi lebih lanjut kepada otoritas terkait.

"Manajemen akan terus melakukan pemantauan, koordinasi lintas pihak, serta mendorong solusi berkelanjutan agar dampak bau dapat diminimalisir. Kami juga membuka jalur komunikasi dengan warga untuk menerima laporan secara berkelanjutan," katanya.

Manajemen JGC juga berjanji untuk meningkatkan kualitas kawasan, menjaga komunikasi yang konstruktif dengan warga, serta menjalankan pengelolaan kawasan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

Sebelumnya diberitakan, warga JGC yang juga Ketua RT 18/RW 14 Wahyu Andre Maryono mengatakan warga melakukan aksi demonstrasi pada Sabtu (17/1). Mereka menuntut perbaikan fasilitas perumahan, terutama jalanan yang rusak dan berlubang.

Wahyu juga mengatakan lingkungan perumahan kerap muncul bau sampah. Hal itu lantaran terdapat pabrik sampah atau Refuse Derived Fuel (RDF) Rorotan dekat perumahan.

"Sampai hari ini masih ada aktivitas dari pabrik pengelolaan sampah milik Pemda DKI. Dan itu baunya itu masih sering kita rasakan. Nah kami ini menuntut tanggung jawabannya manajemen," ujar Wahyu saat dihubungi detikProperti, Minggu (18/1/2026).

Ia menyebut warga sudah berulang kali mengeluh kepada pihak manajemen. Begitu juga terkait jalan rusak yang tak segera diperbaiki hingga tuntas. Setiap kali ada aksi, manajemen hanya menambal jalan dengan semen sehingga lubang kembali terbuka.

Selain jalanan, ia mengatakan warga juga mengeluhkan fasilitas perumahan dan tidak terawat serta janji-janji yang tidak terpenuhi. Tembok klaster ada yang rusak, bahkan hampir roboh. Kemudian, janji adanya clubhouse dan jogging track tak kunjung terbangun, bahkan mangkrak di Cluster Mahakam.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini




(dhw/zlf)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Kalkulator KPR
Tertarik mengajukan KPR?
Simulasi dan ajukan dengan partner detikProperti
Harga Properti*
Rp.
Jumlah DP*
Rp.
%DP
%
min 10%
Bunga Fixed
%
Tenor Fixed
thn
max 5 thn
Bunga Floating
%
Tenor KPR
thn
max 25 thn

Ragam Simulasi Kepemilikan Rumah

Simulasi KPR

Hitung estimasi cicilan KPR hunian impian Anda di sini!

Simulasi Take Over KPR

Pindah KPR bisa hemat cicilan rumah. Hitung secara mudah di sini!
Hide Ads