China tengah menggalakkan larangan merokok di tempat-tempat umum dan di dalam ruangan. Shenzhen merupakan kota di China yang cukup ketat melarang merokok di tempat umum dalam ruangan.
Jadi, jangan coba-coba merokok di tempat umum atau toilet sekalipun. Apalagi di mal ini, kalau nggak mau malu 7 turunan!
Pemerintah setempat melihat beberapa himbauan terutama berupa tulisan peringatan dan larangan tidak mempan untuk mencegah masyarakat merokok. Alhasil dua mal di Shenzhen, yakni Shuibei International Centre dan Shuibei Jinzuo Building membuat inovasi pada pintu toilet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir South China Morning Post, pintu tersebut dapat mendeteksi asap sehingga apabila ada pengguna toilet yang merokok di dalam bilik kamar mandi, kaca pada bilik tersebut akan menjadi transparan. Hal ini bisa menjadi sanksi sosial bagi pengguna yang melanggar aturan.
Kaca tersebut menggunakan teknologi khusus yang dapat memutus aliran listrik dalam beberapa detik setelah mendeteksi asap, sehingga membuat kaca menjadi transparan. Tampilan awal kaca tersebut adalah buram.
Pusat perbelanjaan memastikan bahwa pintu kamar mandi seperti ini aman dan tidak akan eror. Pada pintunya juga sudah dipasang stiker peringatan agar setiap penggunanya tidak kaget. Peringatan tersebut bertuliskan:
"Kaca akan menjadi transparan jika Anda merokok. Tahan keinginan Anda untuk merokok jika Anda tidak ingin menjadi terkenal di internet."
Inovasi ini telah meraih banyak respon positif, terutama di media sosial. Banyak yang memuji ide ini dan merasa ini dapat menjadi langkah efektif untuk mencegah seseorang merokok di dalam kamar mandi, padahal mal merupakan bangunan bebas rokok.
Seorang anggota staf di pusat perbelanjaan Jinzuo bernama Zhao mengatakan kepada Shenzhen TV bahwa mal telah melakukan uji coba pada jendela kaca tersebut pada Agustus dan telah menerima umpan balik yang baik dari pemilik dan pengguna.
Alasan mal mengambil langkah ini karena sebelumnya mereka menerima banyak keluhan dari pelanggan tentang kebiasaan merokok di kamar mandi. Untuk mencegah kemungkinan pelanggaran privasi, mereka mengatakan akan mengkalibrasi sensor asap untuk memastikan bahwa sensor tersebut hanya akan aktif jika ada asap.
Mereka juga akan memasang tombol reset di dekat kaca jika sensor secara tidak sengaja terpicu. Menurut media lokal Yangcheng Evening News inovasi pada toilet tersebut tidak melanggar hukum tetapi memiliki risiko hukum.
Pengacara Lu Weiguo dari Kantor Hukum Guangdong Gehou mengatakan bahwa jika jendela kaca mengalami kerusakan dan melanggar hak pengguna, mal dapat dimintai pertanggungjawaban secara hukum.
