Cara mengatasi rumah yang panas bukan hanya dengan memilih material atap yang tepat, tetapi dari bentuk fasad juga harus disesuaikan. Bagi yang belum tahu, fasad adalah muka rumah yang biasa terlihat dari luar.
Kenapa bentuk fasad penting dan bisa berpengaruh pada suhu di dalam rumah? Alasannya, bagi rumah yang mendapatkan matahari pada pagi atau sore, akses masuknya melalui jendela dan pintu di fasad. Untuk mengurangi panas di rumah, fasad juga harus mendapatkan perhatian.
Dilansir ArchDaily, berikut beberapa model fasad yang cocok untuk rumah di negara tropis.
1. Struktur Kisi-kisi
Saat ini banyak rumah-rumah dipasang 'pagar' yang sebenarnya bukan untuk perlindungan dari maling, tapi tameng dari cahaya matahari. Bentuknya seperti kisi-kisi yang menjadi proteksi tambahan agar cahaya tidak langsung masuk ke dalam rumah. Cara ini bisa menurunkan suhu di rumah, tetapi tetap memberikan akses cahaya menerangi dalam bangunan.
2. Fasad dengan Tanaman
Cara yang tidak begitu menguras biaya dan bisa memberikan tampilan rumah jauh lebih cantik adalah dengan menambahkan banyak tanaman pada fasad rumah, terutama tanaman gantung. Manfaat lainnya dari menambah banyak tanaman adalah memasok oksigen di sekitar rumah sehingga area luar juga bisa lebih adem.
3. Fasad dengan Banyak Jendela
Ternyata rumah dengan banyak jendela cukup untuk membuat bagian dalam rumah adem lho. Sebab, dari jendela bisa terjadi pertukaran sirkulasi udara dari ventilasi silang. Desain fasad seperti ini juga efektif mengurangi tingkat kelembapan dan meningkatkan kualitas udara dalam ruangan.
4. Fasad dengan Permukaan Reflektif
Warna dapat berpengaruh pada penyerapan di rumah. Lebih baik pakai warna-warna terang agar bagian dalam rumah tidak panas.
Itulah beberapa model fasad rumah yang bisa membuat rumah lebih adem, semoga bermanfaat.
(aqi/das)