Bentuk rumah bisa berpengaruh pada besar pemakaian listrik sehari-hari. Sebab, bangunan tersebut dibuat tanpa memperhatikan kenyamanan penghuninya sehingga perlu ada tambahan perangkat tambahan yang memakai listrik besar
Misalnya, bangunan bikin udara di dalam gerah sehingga penghuni sering menyalakan AC. Alhasil, tagihan listrik menjadi mahal.
Lalu, seperti apa bangunan rumah yang bisa bikin boros listrik? Berikut ini penjelasannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ciri-ciri Rumah yang Bikin Boros Listrik
Inilah beberapa hal yang membuat penghuni boros listrik di rumah menurut arsitek.
1. Ruangan Tanpa Ventilasi
Menurut arsitek Denny Setiawan, ventilasi merupakan kunci untuk memiliki rumah hemat listrik. Ruangan tanpa ventilasi membuat tidak ada aliran udara sehingga penghuni kepanasan dan perlu menyalakan AC.
Sebaiknya pemilik memaksimalkan ventilasi agar udara bisa keluar-masuk rumah. Meski ruangan tidak dingin, setidaknya penghuni rumah masih bisa merasa nyaman karena ada hembusan angin melalui ventilasi.
Sebaiknya membuat ventilasi yang memungkinkan ventilasi silang. Caranya bisa dengan memanfaatkan jendela swing, pintu geser, dan jalusi.
2. Kekurangan Jendela
Rumah yang kekurangan jendela membuat hunian kekurangan udara segar dan pencahayaan alami. Hal ini memicu penghuni untuk menyalakan banyak lampu dan AC.
Ia menganjurkan membuat banyak bukaan agar rumah terang dan terasa sejuk. Namun, hindari bukaan besar di sisi barat.
"Menggunakan atau mem-block dinding terlalu masif karena takut cahaya matahari itu juga jadi salah karena akhirnya angin tidak dapat masuk ke dalam," kata Denny kepada detikProperti beberapa waktu lalu.
3. Jendela Besar di Sisi Barat Rumah
Denny mengatakan jendela besar di sisi barat rumah membuat penghuni boros listrik. Jendela di sisi tersebut membuat rumah panas karena wilayah itu terpapar banyak sinar matahari.
Udara dari arah barat membuat rumah panas sehingga pemilik perlu menyalakan AC. Padahal, penggunaan AC perlu diminimalisir kalau mau hemat listrik.
"Kalau pun terpaksa kita mempunyai rumah yang menghadap barat, kita harus memikirkan bagaimana membuat kisi-kisi atau sun shading, penghalau panas matahari di wilayah barat," ujarnya.
4. Plafon Tinggi
Plafon tinggi diyakini membuat suasana rumah lebih adem. Namun ketika menggunakan AC, dibutuhkan banyak listrik untuk mendinginkan ruangan yang besar itu.
"Plafon tinggi itu katanya rumah akan menjadi adem, tapi kalau kita pakenya masih pengudaraan buatan (AC), otomatis AC akan bekerja lebih keras karena harus mendinginkan lebih banyak space," jelasnya.
Jika menggunakan AC di rumah, Denny menyarankan memilih AC yang sesuai dengan ukuran ruangan.
5. Dinding Berwarna Gelap
Terakhir, ia menyebut dinding berwarna gelap bisa bikin penghuni boros listrik. Sebab, pemilihan warna rumah mempengaruhi pencahayaan lampu yang dibutuhkan.
"Warnanya kalau misalnya terlalu gelap, otomatis kita membutuhkan lampu yang lebih banyak, sehingga kita harus jadi lebih boros menggunakan lampu sehingga cahayanya lebih banyak," tuturnya.
Itulah ciri-ciri rumah yang bikin boros listrik. Semoga membantu!
(dhw/dhw)











































