Progres pembangunan Jeddah Economic Company (JEC) Tower atau Jeddah Tower sudah nyaris separuh jalan. Ketinggian bangunan sudah mencapai 430 meter dari rencana 1.000 meter atau 1 kilometer.
Dilansir dari New Atlas, ketinggian bangunan itu masih kurang 570 meter untuk selesai. Saat rampung, gedung ini bakal memecahkan rekor gedung tertinggi di dunia.
Pangeran Saudi Al Waleed bin Talal Al Saud, CEO dari Kingdom Holding Company mengatakan proyek itu sudah sampai setinggi 107 lantai dari rencana minimal 157 lantai. Hal ini menjadikan Jeddah Tower salah satu dari sedikit bangunan di dunia yang melampaui 100 lantai.
Rencana terkini, lantai bawah gedung akan menjadi ruang perkantoran. Kemudian lantai atas jadi hotel mewah dengan 200 kamar. Di atasnya lagi, bakal dibuat apartemen berlayanan, lobi di puncak gedung, dan beberapa hunian.
Sementara itu, insinyur Thornton Tomasetti menyebut Jeddah Tower sebagai pencapaian luar biasa di bidang teknik. Sebab, gedung ini merupakan struktur buatan manusia pertama yang tingginya mencapai 1 kilometer.
"Pertama, kami harus menentukan beban angin desain yang rasional pada ketinggian ekstrem. Kedua, kami harus mengendalikan pergerakan bangunan, baik lateral maupun vertikal, dari waktu ke waktu. Ketiga, solusi sistem struktural yang kami hasilkan harus efisien dan efektif dalam memajukan desain arsitektur yang ambisius. Semua itu lebih mudah diucapkan daripada dilakukan," kata Tomasetti.
Untuk diketahui, Jeddah Tower dirancang oleh Adrian Smith + Gordon Gill. Firma arsitek ini dulu pernah membangun gedung tertinggi dunia, yakni Burj Khalifa yang mencapai 828 meter.
Kali ini, arsitek itu berencana memecahkan rekor lagi dengan bangunan setinggi 1 kilometer. Jika proyek ini rampung, ketinggiannya hampir dua kali lipat bangunan tertinggi di Amerika Serikat, One World Trade Center setinggi 541 meter.
Simak Video "Video: Pemprov DKI Cek Kelayakan 3.500 Bangunan, 10 Gedung Kena Peringatan Keras"
(dhw/dhw)