Keffe D Tetap Mengaku Tak Bersalah Atas Kematian Tupac Shakur
Pria berusia 63 tahun itu tetap bersikeras dirinya tidak bersalah dan mengklaim telah mengajukan banding atas putusan pengadilan.
"Saya tidak khawatir. Saya akan keluar melalui banding. Kami sudah mengajukannya bahkan sebelum persidangan dimulai. Mereka melanggar hak-hak sipil saya," kata Duane Keith Davis dalam wawancara bersama The Hollywood Reporter dikutip detikcom, Minggu (6/9/2026).
Keffe D mengkritik jalannya persidangan dan menuduh para saksi serta pihak kepolisian telah memberikan keterangan palsu selama proses hukum berlangsung. Ia juga memberikan klarifikasi mengenai memoar miliknya yang berjudul Compton Street Legend terbitan 2019.
Buku tersebut sebelumnya digunakan jaksa sebagai bukti kunci karena memuat pengakuan Keffe D mengenai penyediaan senjata yang digunakan untuk menembak Tupac Shakur.
"Mereka banyak berbohong tentang saya. Saya tidak pernah menulis buku itu. Penulisnya hanya meminta saya menceritakan sepuluh kisah hidup dan memberikan beberapa foto. Saya bahkan tidak pernah membaca atau memeriksa isinya. Mereka bahkan salah mengeja nama saya di sampul buku," beber Keffe D.
Selama persidangan yang berlangsung selama dua pekan, jaksa penuntut menyajikan bukti yang menunjukkan Keffe D merupakan pemimpin geng South Side Compton Crips.
Jaksa menuduh Davis memerintahkan anggota gengnya untuk menghabisi nyawa Tupac Shakur sebagai bentuk aksi balas dendam.
"Saya bukan pembunuh. Saya orang baik. Mereka menahan orang yang tidak bersalah di dalam penjara. Saya memiliki dua cucu yang akan menjadi pemain sepak bola profesional. Ketika mereka mendapatkan jutaan dolar, mereka akan datang untuk mengeluarkan saya dari sini," ungkap Keffe D.
Pihak pengacara berargumen bukti-bukti yang diajukan oleh jaksa tidak lengkap. Mereka mengklaim pernyataan Keffe D di masa lalu mengenai keterlibatannya dalam penembakan tersebut hanyalah sebuah kebohongan.
Keffe D sendiri memilih untuk tidak memberikan kesaksian di persidangan guna menjaga peluangnya dalam proses banding di masa depan.
Tupac Shakur meninggal dunia pada 13 September 1996 di usia 25 tahun, enam hari setelah menjadi korban penembakan di Las Vegas.
Hingga saat ini, Keffe D merupakan satu-satunya orang yang pernah didakwa dan dinyatakan bersalah secara hukum atas kematian sang musisi setelah melalui penyelidikan selama puluhan tahun.
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan
