Edward Furlong Ungkap Sisi Kelam Popularitas usai Bintangi Terminator 2

Muhammad Ahsan Nurrijal
|
detikPop
Edward Furlong dalam film Terminator 2
Foto: Dok. Ist
Jakarta - Aktor Edward Furlong membagikan pengalamannya tumbuh besar di bawah sorotan publik setelah membintangi film legendaris Terminator 2: Judgment Day.

Bertepatan dengan perayaan 35 tahun film tersebut, aktor yang kini berusia 49 tahun itu mengungkapkan betapa sulitnya menjaga mental saat popularitas datang di usia yang sangat muda.

Edward Furlong memulai karier aktingnya pada usia 13 tahun saat terpilih memerankan karakter John Connor.

Ia mengakui bekerja di bawah arahan sutradara James Cameron pada proyek besar pertamanya merupakan sebuah keberuntungan sekaligus memberikan standar profesionalisme yang sangat tinggi.

"Saya merasa sangat dimanjakan karena bisa bekerja dengan Jim Cameron sebagai sutradara pertama saya karena dia benar-benar tahu apa yang dia lakukan. Anda merasa aman bersama Jim Cameron karena Anda tahu hasilnya akan bagus," kata Edward Furlong.

Selain sang sutradara, Edward Furlong memberikan apresiasi tinggi pada lawan mainnya, Arnold Schwarzenegger. Menurutnya, Schwarzenegger memberikan teladan yang berharga mengenai etika kerja di lokasi syuting.

Edward Furlong dalam film Terminator 2Edward Furlong dalam film Terminator 2 Foto: Dok. Ist

"Dia adalah definisi dari profesional sejati. Saya tidak pernah sekalipun melihat Arnold mengeluh. Dia selalu bisa membangkitkan suasana di lokasi syuting," tuturnya.

Meskipun memiliki pengalaman awal yang mengesankan, Edward Furlong mengakui tekanan sebagai bintang film sangat membebani kondisi psikologisnya saat masih anak-anak.

Bahkan, ia sempat mengalami masalah keluarga yang pelik serta perjuangan panjang melawan ketergantungan zat terlarang yang akhirnya membuat dirinya batal terlibat dalam proyek Terminator 3.

"Tumbuh besar dalam sorotan publik sangatlah sulit. Menavigasi hidup sebagai manusia biasa yang bisa berbuat salah saja sudah cukup berat bagi orang dewasa, apalagi ketika ada lampu sorot yang selalu mengarah kepada Anda," jelas Edward Furlong.

Walaupun harus melewati berbagai rintangan akibat ketenaran dini, ia menyatakan tidak menyesali keputusannya untuk terjun ke dunia akting. Baginya, segala kesalahan di masa lalu telah membentuk jati dirinya yang sekarang, dan ia tetap memandang seni peran sebagai sarana penyembuhan diri yang efektif.

"Saya menemukan bahwa berakting itu sangat terapeutik dan saya benar-benar tertarik pada bidang tersebut. Saya merasa diberkati karena selama sebagian besar hidup saya, saya bisa melakukan sesuatu yang benar-benar saya cintai," pungkasnya.

(ahs/ass)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO