Rahasia di Balik Adegan Ciuman Kiri dan Spider di Avatar: Fire and Ash

Asep Syaifullah
|
detikPop
Avatar: Fire and Ash (2025).
Foto: Dok. Disney
Jakarta - Film terbaru James Cameron, Avatar: Fire and Ash, tengah menjadi perbincangan hangat, terutama terkait adegan romantis antara karakter Kiri (diperankan Sigourney Weaver) dan Spider (diperankan Jack Champion).

Mengingat perbedaan usia yang sangat jauh di dunia nyata, Sigourney Weaver kini berusia 76 tahun, sementara Jack Champion baru berusia 14 atau 15 tahun saat syuting dilakukan, banyak penggemar yang mempertanyakan bagaimana adegan tersebut diambil secara etis.

Dalam wawancara eksklusif dengan The Hollywood Reporter, James Cameron mengklarifikasi bahwa tim produksi sangat berhati-hati dan memastikan tidak ada ciuman sungguhan yang terjadi di antara kedua aktor tersebut.

Sutradara Titanic itu mengungkapkan bahwa mereka menggunakan teknik sinematografi dan pemeran pengganti (body doubles) untuk menjaga batasan profesional.

Ia dan Jack Champion tidak pernah benar-benar bersentuhan dalam adegan tersebut. James Cameron meminta Jack untuk memilih seseorang yang "pantas" secara usia untuk dicium oleh Weaver, dan begitupun sebaliknya bagi Jack.

Hasil akhirnya digabungkan menggunakan teknologi CGI yang canggih sehingga tampak nyata di layar.

"Pada adegan di mana saya mengatakan, 'Kamu sempurna apa adanya,' kami harus sangat berhati-hati karena adegan itu melibatkan ciuman. Tentu saja saya tidak akan mencium Jack, yang saat itu masih berusia 14 atau 15 tahun, di dunia nyata."

"Kami meminta Jack untuk memilih seseorang yang bisa saya cium, dan dia melakukannya. Lalu saya membayangkan ketika saya tidak ada di sana, mereka memilih seseorang yang sesuai untuk dicium oleh Jack. Kekhawatiran mengenai hal itu [perbedaan usia] sangatlah sah, dan hal itu memang menjadi pertimbangan kami."

Pengalaman untuk tampil bersama para remaja di proyek tersebut memberikan banyak keseruan untuk Weaver. Bahkan ia mengaku sangat senang sekali karena adegan itu tetap dipertahankan oleh James Cameron.

"Saya senang adegan itu tetap dipertahankan, karena saat melihatnya, saya memercayainya. Hubungan di antara mereka (karakter Kiri dan Spider) terasa sangat murni, sehingga kekhawatiran tentang usia asli Jack dan usia asli saya menurut saya tidak memiliki tempat di sana."

Weaver juga menambahkan bahwa meskipun ada perbedaan tinggi badan yang mencolok antara Kiri (yang merupakan Na'vi hybrid setinggi sekitar 2 meter) dan Spider (manusia), chemistry mereka tetap terbangun kuat.

Menurutnya, ketidakcocokan fisik tersebut justru memberikan kesan "cinta masa muda yang canggung" yang sangat manis dan tulus.

Kecuali adegan ciuman tersebut, Weaver mengonfirmasi bahwa ia dan Jack Champion melakukan semua adegan lainnya secara bersama-sama selama hampir tiga tahun masa produksi.


(ass/tia)


TAGS


BERITA TERKAIT

Selengkapnya


BERITA DETIKCOM LAINNYA


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini

TRENDING NOW

SHOW MORE

PHOTO

VIDEO