×
Ad

K-Movie

The Assassin(s) Tambah Layar di Korsel, Penonton Tembus 2,2 Juta

Atmi Ahsani Yusron - detikPop
Selasa, 06 Okt 2026 08:01 WIB
Foto: dok. Hive Media Corp
Jakarta -

Meski sedang diserang oleh pihak dari kubu oposisi, film The Assassin(s) masih kuat di box office. Sepanjang akhir pekan 3-4 Oktober 2026 lalu, film ini telah berhasil menembus angka penonton 2,2 juta di tengah kontroversi.

Menurut catatan Korean Film Council, dilihat Senin (5/10/2026), The Assassin(s) kini sudah mengumpulkan total 2.233.963 penonton per tanggal 4 Oktober kemarin. Bahkan jumlah layar penayangannya ditambah.

Pada Sabtu (3/10) lalu, The Assassin(s) hanya tayang di 1.070 layar di seluruh Korea Selatan. Sehari kemudian, jumlah layarnya bertambah jadi 1.129, menunjukkan tren kenaikan positif, minat besar, dan permintaan yang bertambah dari penonton film lokal.

Saat ini The Assassin(s) jadi film Korea Selatan dengan jumlah penonton terbanyak, disusul oleh TAZZA: The Song of Beelzebub dan The Intern.

Film arahan Hur Jin Ho ini juga mendominasi box office, meski beberapa film asing juga sedang tayang di Korsel. Termasuk The Odyssey yang masih tayang di 678 layar; hingga film Jepang terbaru berjudul Chiikawa the Movie: The Secret of the Mermaid Island yang kebagian 1.036 layar.

Sinopsis The Assassin(s)

Berlatar pada 15 Agustus 1974, saat upacara Hari Pembebasan di Seoul. Seorang pria melepaskan tembakan ketiga Presiden Park Chung Hee berpidato.

Presiden selamat, tetapi Ibu Negara Yuk Young Soo dan seorang gadis muda tewas karena tembakan itu. Pelakunya, Mun Se Gwang, warga Korea di Jepang, langsung ditangkap.

Setelah kejadian itu, detektif Cheol Gu (Yoo Hai Jin), editor surat kabar kota Jae Hwan (Park Hae Il), dan seorang wartawan pendatang baru Young Il (Lee Min Ho), mempertanyakan hasil investigasi resmi dari insiden penembakan itu.

Mereka memperdebatkan soal fakta enam tembakan yang terdengar saat kejadian. Padahal pistol Mun Se Gwang hanya berisi lima peluru. Setiap pertanyaan dibalas tuduhan komunis dan perintah untuk menghentikan investigasi.




(aay/tia)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork