Kalimantan Timur

Pantai Teluk Lingga Sangatta: HTM, Lokasi, hingga Keunikannya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Sabtu, 15 Agu 2026 06:00 WIB
Pemandangan dari atas Pantai Teluk Lingga. Foto: Dok. Dinas Pariwisata Kaltim
Kutai Timur -

Kalau detikers sedang mencari destinasi wisata dekat pusat Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, pantai Teluk Lingga adalah salah satu pilihan yang menarik. Pantai ini dipengaruhi oleh kondisi pasang surut air laut, jadi terkadang bibir pantainya bisa sangat kecil atau lebar tergantung air laut.

Lokasinya pantai tergolong dekat dari pusat Sangatta dibanding pantai lainnya. Pantai Teluk Lingga hanya berjarak sekitar 3-5 kilometer dari pusat kota atau kawasan Bukit Pelangi, sehingga detikers tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk menikmati suasana pesisir.

Pada Februari 2025 lalu, Dinas Pariwisata Kutai Timur melakukan pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan sekitar Gedung Graha Expo dengan lokasi pantai Teluk Lingga. Sebelumnya, sekitar dua kilometer jalur menuju pantai masih berupa tanah bercampur batu karang yang cukup menjadi tantangan bagi wisatawan yang hendak berkunjung.

Pesona Mangrove di Sekitar Pantai

Sebelum bernama pantai Teluk Lingga, tempat healing di Sangatta itu bernama Alien Mangrove Fish Sanctuary. Bukan hanya pantai, terdapat ekosistem mangrove di pesisir Teluk Lingga.

Jika melewati rute sungai Bendera, detikers akan menemukan kawasan mangrove yang rimbun. Beberapa ekor bekantan juga pernah dilaporkan terlihat di balik pohon-pohon mangrove.

Keberadaan mangrove membuat perjalanan menuju pantai terasa seperti menyusuri kawasan pesisir yang masih memiliki karakter alami. Pepohonan mangrove di pesisir pantai selain menambah kesejukan, tapi juga punya fungsi ekologis penting, yaitu menjadi habitat berbagai organisme dan membantu melindungi kawasan pesisir.

Upaya pelestarian mangrove juga terus dilakukan. Pada 2024 misalnya, Pemkab Kutai Timur bersama berbagai pihak melakukan penyulaman mangrove, penanaman terumbu karang, dan aksi bersih pantai di kawasan tersebut. Lalu pada 2025, sekitar 4.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di kawasan Teluk Lingga.



Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"


(des/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork