Kalau detikers sedang mencari destinasi wisata dekat pusat Kota Sangatta, Kabupaten Kutai Timur, pantai Teluk Lingga adalah salah satu pilihan yang menarik. Pantai ini dipengaruhi oleh kondisi pasang surut air laut, jadi terkadang bibir pantainya bisa sangat kecil atau lebar tergantung air laut.
Lokasinya pantai tergolong dekat dari pusat Sangatta dibanding pantai lainnya. Pantai Teluk Lingga hanya berjarak sekitar 3-5 kilometer dari pusat kota atau kawasan Bukit Pelangi, sehingga detikers tidak perlu menempuh perjalanan jauh untuk menikmati suasana pesisir.
Pada Februari 2025 lalu, Dinas Pariwisata Kutai Timur melakukan pembangunan jalan yang menghubungkan kawasan sekitar Gedung Graha Expo dengan lokasi pantai Teluk Lingga. Sebelumnya, sekitar dua kilometer jalur menuju pantai masih berupa tanah bercampur batu karang yang cukup menjadi tantangan bagi wisatawan yang hendak berkunjung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pesona Mangrove di Sekitar Pantai
Sebelum bernama pantai Teluk Lingga, tempat healing di Sangatta itu bernama Alien Mangrove Fish Sanctuary. Bukan hanya pantai, terdapat ekosistem mangrove di pesisir Teluk Lingga.
Jika melewati rute sungai Bendera, detikers akan menemukan kawasan mangrove yang rimbun. Beberapa ekor bekantan juga pernah dilaporkan terlihat di balik pohon-pohon mangrove.
Keberadaan mangrove membuat perjalanan menuju pantai terasa seperti menyusuri kawasan pesisir yang masih memiliki karakter alami. Pepohonan mangrove di pesisir pantai selain menambah kesejukan, tapi juga punya fungsi ekologis penting, yaitu menjadi habitat berbagai organisme dan membantu melindungi kawasan pesisir.
Upaya pelestarian mangrove juga terus dilakukan. Pada 2024 misalnya, Pemkab Kutai Timur bersama berbagai pihak melakukan penyulaman mangrove, penanaman terumbu karang, dan aksi bersih pantai di kawasan tersebut. Lalu pada 2025, sekitar 4.000 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata ditanam di kawasan Teluk Lingga.
HTM Pantai Teluk Lingga
Untuk harga tiket masuk pantai Teluk Lingga, informasinya dikenakan tarif sesuai jenis kendaraan. Sepeda motor dikenakan Rp7.000, sedangkan mobil dikenakan tarif Rp15.000.
Selain tiket masuk, detikers juga perlu menyiapkan sejumlah uang untuk fasilitas tertentu, seperti toilet, sewa gazebo, sewa alat snorkeling, membeli makanan atau minuman, dan berbagai kebutuhan lainnya selama di pantai. Namun, harga yang ditawarkan masih cukup masuk akal dan terjangkau.
Pengembangan fasilitas di pantai Teluk Lingga masih terus berjalan. Fasilitas yang sudah tersedia dan masih akan dikembangkan, antara lain gazebo, akses jalan, toilet, dan area UMKM.
Sebelum pergi, sebaiknya detikers cek kondisi pasang surut air laut terlebih dahulu. Selain itu, pilihlah waktu berkunjung yang sesuai keinginan, apakah ingin menikmati sunrise, sunset, atau ingin berkelana di kawasan mangrove.
Dengan tarif masuk yang relatif terjangkau, keindahan alam yang ditawarkan, ditambah lokasinya yang dekat dengan pusat kota, pantai Teluk Lingga rasanya menjadi salah satu pilihan destinasi yang pas untuk dikunjungi bersama keluarga atau kerabat. Yuk, siap-siap berangkat!
Simak Video "Menjelajahi Keindahan Alam di Labuan Cermin dan Menikmati Panorama di Berau "
[Gambas:Video 20detik] (des/des)
