Bukit Batu Kasongan di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) bukan sekadar bentang alam yang dipenuhi bebatuan besar. Tempat ini menjadi situs budaya dengan nuansa magisnya.
Dikutip dari situs Disbudpar Kalteng, dulunya tempat ini menjadi lokasi pertapaan tokoh Dayak sekaligus Gubernur Kalteng pertama, Tjilik Riwut. Hingga kini bukit tersebut dipakai untuk ritual dari kepercayaan lokal, yaitu Kaharingan.
Nuansa misterius Bukit Batu diperkuat dengan adanya mitos-mitos dan legenda mengenai asal-usul situs tersebut. Buat detikers yang mau ke sini, simak dulu apa saja daya tarik, harga tiket masuk, lokasi, hingga legendanya.
Daya Tarik dan Aktivitas Menarik
Berikut sejumlah daya tarik wisata dan aktivitas menarik yang dapat dilakukan di Bukit Batu Kasongan.
1. Mirip Stonehenge di Inggris
Secara geografis, hamparan Bukit Batu ini sangat unik karena lokasinya jauh dari sungai besar maupun kawasan gunung berapi. Hal ini membuat keberadaan batu-batu raksasa di tengah area ini terasa ajaib.
Batu-batu alam ini seakan bertumpuk yang menjadikannya mirip dengan situs Stonehenge di Inggris. Keunikan alam ini diceritakan lewat legenda lokal yang menceritakan bahwa kawasan tersebut dulunya merupakan tempat turunnya tujuh bidadari dari langit untuk mandi.
2. Napak Tilas Pahlawan Tjilik Riwut
Kawasan ini juga disakralkan karena dulunya dipakai untuk bersemedi Tjilik Riwut, pahlawan nasional asal Dayak sekaligus Gubernur pertama Kalteng. Saat mengelilingi area bebatuan, pengunjung akan menemukan sebuah papan kuning besar yang bertuliskan 'Petehku Isen Mulang Tjilik Riwut' yang memiliki arti 'Pesanku Teruslah Berjuang'.
3. Eksplorasi Lorong Batu dan Batu Darung Bawan
Pengunjung dapat merasakan sensasi menyusuri celah atau lorong sempit di antara bongkahan batu raksasa yang ukurannya hanya pas untuk satu badan.
Di area ini terdapat sembilan batu besar yang memiliki nama masing-masing, salah satunya yang menonjol adalah susunan Batu Darung Bawan.
4. Telaga Bawi Kameloh
Ini adalah titik yang diyakini sebagai sumur atau telaga pemandian ketujuh bidadari dalam legenda. Area ini biasanya dikunci demi menjaga kelestariannya, namun pengunjung dapat meminta bantuan petugas secara baik-baik untuk membukanya agar bisa melihat ke dalam area telaga.
5. Pendopo dan Batu Dewa
Di dalam kawasan ini terdapat area pendopo khusus tempat pengunjung atau peziarah meletakkan sesajen, yang dilengkapi dengan bendera-bendera penanda berwarna kuning dan merah serta miniatur rumah untuk persembahan ritual.
Lokasi, Harga Tiket, dan Akses
Letak Bukit Batu Kasongan sangat strategis, yakni di pinggir jalan raya Trans Kalimantan poros selatan, Desa Kasongan Lama, Kecamatan Katingan Hilir, Kabupaten Katingan, Kalteng. Tempat ini mudah dijangkau dengan perjalanan sekitar 40-60 menit dari Palangka Raya.
Berdasarkan informasi ulasan pengunjung dari Google Maps, harga tiketnya tergolong sangat terjangkau, rata-rata berada di kisaran Rp 5.000 hingga Rp 10.000.
(bai/sun)