Listrik di Pantai Singkawang Padam, Pengunjung Andalkan Emergency Lamp

Kalimantan Barat

Listrik di Pantai Singkawang Padam, Pengunjung Andalkan Emergency Lamp

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Sabtu, 04 Jul 2026 22:55 WIB
Listrik di Pantai Pasir Panjang Singkawang padam ganggu liburan pengunjung.
Foto: Warga camping dengan penerangan minim karena PLN mematikan listrik (Dok. Istimewa/Rumah Jurnalis Singkawang)
Singkawang -

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi hingga lima jam dalam sehari di Kota Singkawang, Kalimantan Barat, dikeluhkan sejumlah wisatawan yang menghabiskan masa libur sekolah di kawasan Pantai Pasir Panjang, Pak Lotay. Alih-alih menikmati suasana pantai pada malam hari, para pengunjung justru harus menghadapi kondisi gelap gulita akibat padamnya aliran listrik.

Salah seorang pengunjung, M Yusuf, mengaku sengaja datang bersama keluarganya dari Wajok, Kecamatan Jungkat, Kabupaten Mempawah, untuk berkemah di tepi Pantai Pasir Panjang selama libur sekolah anak. Namun, rencana menikmati suasana malam di tepi pantai tidak berjalan sesuai harapan karena listrik padam selama berjam-jam.

"Jauh-jauh kami datang untuk camping dan menikmati libur sekolah anak, tapi malamnya malah gelap karena listrik padam. Cukup kecewa," ujar Yusuf, Sabtu (4/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yusuf bersama keluarga terpaksa mengandalkan lampu darurat (emergency lamp) sebagai penerangan sementara. Namun, karena digunakan terus-menerus selama pemadaman berlangsung, daya tahan baterai lampu tersebut tidak bertahan lama sehingga mereka kembali berada dalam kondisi minim penerangan.

Menurutnya, pemadaman listrik membuat suasana kawasan wisata menjadi tidak nyaman. Selain minim penerangan, aktivitas keluarga di area perkemahan juga ikut terbatas. Ditambah suhu udara sedang panas-panasnya.

"Dari sore padam lampu. Nyala jam sembilan malam," terang Yusuf.

Keluhan serupa disampaikan Dewi Yulian Putri, wisatawan asal Rasau Jaya, Kabupaten Kubu Raya. Ia mengatakan pemadaman listrik mengurangi kenyamanan pengunjung yang ingin menikmati suasana malam di kawasan Pantai Pasir Panjang.

"Harusnya liburan jadi momen untuk bersantai bersama keluarga, tapi karena listrik padam cukup lama jadi kurang nyaman," katanya.

Para pengunjung berharap pasokan listrik di kawasan wisata dapat segera kembali normal. Mereka menilai keandalan listrik menjadi faktor penting, terutama saat musim libur ketika jumlah wisatawan meningkat.

Sebelumnya, PT PLN (Persero) menyatakan pemadaman bergilir di Kalimantan Barat dilakukan akibat gangguan teknis berupa kebocoran boiler pada salah satu unit Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) berkapasitas besar.

Gangguan tersebut menyebabkan kemampuan pasok daya menurun sehingga PLN menerapkan pemadaman bergilir untuk menjaga keandalan sistem selama proses perbaikan yang diperkirakan berlangsung sekitar satu pekan.




(des/des)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads