Ketika Bule Nyepi di Bali: Ada yang Senang, Ada yang Ditangkap

Regional

Ketika Bule Nyepi di Bali: Ada yang Senang, Ada yang Ditangkap

Aryo Mahendro - detikKalimantan
Kamis, 19 Mar 2026 17:29 WIB
Para pecalang Desa Adat Celuk, Gianyar, berkeliling mengamankan Nyepi, Senin (11/3/2024).
Suasana Nyepi di Gianyar, Bali. Foto: Istimewa
Gianyar -

Wisatawan mancanegara merasakan sensasi berbeda saat berlibur di Bali karena bertepatan dengan Hari Raya Nyepi. Suasana yang sangat sunyi tentu berbeda dari hari biasanya yang ramai.

Dikutip dari detikBali, pelaksanaan Nyepi berlangsung sunyi di Gianyar, Bali. Tidak terlihat satu pun warga maupun kendaraan yang lalu lalang di jalanan. Para turis asing juga harus berdiam diri di hotel.

"Saya suka suasana ini. Sepi dan hening. Setidaknya, tidak ada kendaraan yang mengklasonmu setiap saat," kata Hayly, turis asing asal Irlandia ditemui detikBali di Gianyar, Kamis (19/3/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia pun memanfaatkan waktu tersebut untuk bersama puluhan teman kuliahnya yang menginap di hotel yang sama.

"Kali pertama berwisata di Asia. Kali pertama Nyepi di Bali," katanya.

Wisatawan lainnya, Ruby yang berasal dari Irlandia mengaku kurang nyaman dengan suasana keheningan saat Nyepi.

"Terlalu sepi. Saya tidak terbiasa dengan suasana ini," kata Ruby.

Ruby memanfaatkan waktu bersama teman kuliahnya untuk beraktivitas ringan di area hotel.

"Untungnya saya sedang berendam di kol renang hotel ini," katanya.

Ada Bule Ditangkap

Cerita lainnya dialami oleh warga dari Amerika Serikat (AS), Karl Adolf Amrhein. Dia ditangkap pecalang Desa Adat Sukawati karena berkeliaran di Jalan Raya Sukawati saat Nyepi.

"Ya, ada warga asing yang diamankan karena berada di jalan saat Nyepi," kata Kapolres Gianyar AKBP Chandra Kesuma kepada detikBali, Kamis (19/3/2026).

Saat ditanyai alasan berada di luar saat Nyepi, Amrhein sempat bungkam. Ia kemudian digiring ke Mapolsek Sukawati bersama pecalang lainnya untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Ternyata dia terpaksa keluar dari hotel di Ubud karena masa menginapnya telah habis. Setelah mendapatkan rekomendasi hotel terdekat, Amrhein akhirnya setuju. Ia kini telah menginap di hotel baru dengan harga yang telah disepakati.

"Sudah diarahkan untuk menginap di hotel di Sukawati selama Nyepi," katanya.

Baca artikel selengkapnya di sini dan di sini.




(bai/bai)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads