Alam Indonesia memang unik. Di Kalimantan Timur, tepatnya di Pulau Kakaban, tersimpan banyak hal menarik. Ada danau purba yang konon terbentuk lebih dari sejuta tahun lalu, dihuni oleh ubur-ubur tidak menyengat (stingless jellyfish).
Pulau Kakaban terletak di Kepulauan Derawan, Kabupaten Berau, Kalimantan Timur. Di dalam Pulau Kakaban, terdapat danau yang dihuni jutaan ubur-ubur tanpa sengat. Pengunjung bisa berenang atau snorkeling bersama ubur-ubur tidak menyengat tersebut.
Di pulau ini juga, pengunjung bisa menikmati keindahan terumbu karang dari atas jembatan tanpa berenang atau snorkeling. Saking jernihnya air danau yang menyambut di kanan dan kiri jembatan masuk Pulau Kakaban.
Sekilas tentang Pulau Kakaban
Di Indonesia, konon hanya ada tiga destinasi yang mempunyai ubur-ubur tak menyengat. Hewan unik ubur-ubur tak menyengat telah mendiami destinasi di Kalimantan hingga Papua.
Ialah di Pulau Kakaban Kalimantan Timur, Misool Raja Ampat, dan Togean Sulawesi Tengah. Pulau Kakaban menjadi habitat ubur-ubur tak menyengat yang paling terawat dan terkenal.
Pulau Kakaban adalah salah satu dari 31 deretan pulau yang ada di Kepulauan Derawan, Kalimantan Timur. Tepatnya ada di Kampung Payung-Payung, Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, Provinsi Kalimantan Timur.
Pulau Kakaban memiliki luas sekitar 774,2 hektare yang berbentuk atol, yakni batu karang melingkar, dengan sebuah laguna di bagian tengahnya. Keistimewaan danau di tengah pulau Kakaban, membuatnya ditetapkan sebagai kawasan warisan dunia oleh UNESCO pada tahun 2004.
Pulau Kakaban dalam bahasa daerah pulau yang 'memeluk'. Jadi pulau kakaban artinya 'sebuah pulau yang memeluk danau' karena di tengah pulau Kakaban terdapat Danau Kakaban.
Kakaban memiliki garis pantai yang cantik dengan air laut jernih. Namun ada satu hal yang sangat mengagumkan, pulau ini memiliki danau air payau lengkap dengan ubur-ubur tak menyengat. Danau Kakaban memang dikenal memiliki ekosistem yang cukup unik.
Pulau Kakaban didominasi oleh perairan berbentuk danau dengan luasan danau 400 hektare (Ha). Sumber air danau berasal dari air laut yang masuk melalui celah-celah batu karst, kemudian membentuk sebuah kubangan besar.
Di dalam danau Kakaban terdapat hewan endemik yaitu ubur-ubur yang tidak menyengat. Ubur-ubur yang mendominasi di danau ini adalah ubur-ubur terbalik dan ubur-ubur emas.
Jika wisatawan ingin berkunjung ke Pulau Kakaban, perlu mengawali perjalanan dari Tanjung Redep. Traveler harus naik speed boat, dengan perjalanan laut memakan waktu dua jam. Nantinya, plang dengan tulisan 'Kakaban Island' akan menyambut pengunjung.
Saat ini status Kakaban masuk dalam kawasan Zona Pemanfaatan Terbatas yang ditetapkan berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 87/KEPMEN-KP/2016 tentang Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Kepulauan Derawan dan Perairan Sekitarnya (KKP3K KDPS). Pemanfaatan potensi sumber daya alam di sekitar pulau Kakaban dikonsentrasikan untuk aktivitas pariwisata dan perkebunan.
(aau/aau)