Seekor penyu betina yang diduga hendak bertelur ditemukan tewas mengenaskan di pesisir Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim). Biota laut dilindungi itu diduga sengaja dibunuh untuk diambil seluruh telurnya.
Kepala UPTD Pengelolaan Kawasan Konservasi Pesisir dan Pulau-pulau Kecil (KKP3K) KDPS Berau, Didik Riyanto membenarkan kejadian tersebut. Ia mengatakan bangkai penyu tersebut ditemukan kelompok masyarakat pengawas (Pokmaswas) saat melakukan patroli rutin di lokasi pendaratan penyu di pesisir Kampung Balikukup, Kecamatan Batu Putih pada, Minggu (2/8/2026).
"Teman-teman Pokmaswas sedang melakukan monitoring di sepanjang pantai Balikukup. Saat itu mereka menemukan satu penyu sudah mati dengan kondisi luka sayatan di bagian bawah tubuh sebelah kiri sampai ususnya terburai," ujarnya kepada detikKalimantan, Rabu (5/8/2026).
Didik menjelaskan, dari hasil pemeriksaan awal, luka tersebut diduga sengaja dibuat untuk mengambil telur penyu yang masih berada di dalam tubuh induknya. Saat ditemukan, tidak ada lagi telur yang tersisa.
"Indikasinya penyu yang baru akan bertelur itu dipaksa diambil telurnya dengan cara membelah bagian bawah tubuhnya. Telurnya sudah tidak ada sama sekali," terangnya.
Didik memperkirakan penyu berukuran panjang sekitar 110 sentimeter dan lebar 91 sentimeter itu membawa 80 hingga 100 butir telur. Seluruh telur diduga diambil pelaku dalam waktu singkat.
"Kalau ukuran sebesar itu biasanya membawa sekitar 80 sampai 100 butir telur. Pelaku kemungkinan bekerja cepat karena takut ketahuan, sehingga seluruh telur berhasil dibawa," jelasnya.
Simak Video "Menjelajahi Keindahan Alam di Labuan Cermin dan Menikmati Panorama di Berau "
(des/des)