Universitas Gunadarma Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, resmi menyambut 48 mahasiswa angkatan pertama. Para mahasiswa yang berasal dari delapan program studi itu secara perdana mengikuti mata kuliah umum.
Kuliah umum disiarkan langsung melalui Universitas Gunadarma TV secara hybrid dari berbagai daerah. Di antaranya Universitas Gunadarma yang berada di Jakarta, Bekasi, Tangerang, Depok, IKN, serta Université Bourgogne Europe (UBE) di Prancis.
Kepala Otorita IKN, Basuki Hadimuljono mengatakan kehadiran para mahasiswa baru ini kian melengkapi ekosistem pendidikan di Nusantara. Ini menjadi komitmen untuk mendukung pengembangan sumber daya manusia (SDM) di Nusantara.
"Gunadarma ini akan melengkapi ekosistem pendidikan dari PAUD, SD, SMP, SMA, hingga universitas. Mudah-mudahan ekosistem perkotaan di IKN akan makin lengkap," ujarnya.
Sebagai institusi pendidikan tinggi pertama di Nusantara, Universitas Gunadarma IKN mencakup program studi Teknik Sipil, Sistem Informasi, Manajemen, Akuntansi, Psikologi, Arsitektur, Ilmu Komunikasi, dan Informatika.
Basuki menyebut kehadiran kampus ini merupakan kolaborasi antara Universitas Gunadarma, Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), dan Otorita IKN. Kolaborasi tersebut membangun ekosistem pendidikan, kesehatan, dan riset di Nusantara.
"Ini mencakup rencana pendirian program studi di luar kampus utama (PSDKU) Kedokteran Universitas Gunadarma di IKN dengan pendampingan FKUI, serta pengembangan konsep one health," kata Basuki.
Terpisah, Rektor Universitas Gunadarma, ES Margianti mengapresiasi semua pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Menurutnya, upaya pengembangan PSDKU untuk program studi kedokteran di IKN bisa terealisasikan.
"Di Jakarta, program kedokteran kami sudah terakreditasi unggul, yang baru ini juga harus berkembang dan terakreditasi unggul," katanya.
Sementara itu, Dekan FKUI, Anna Rozaliani menegaskan kerja sama ini tidak berhenti pada pembangunan institusi. Ia berharap IKN menjadi laboratorium kehidupan bagi pendidikan, kesehatan, riset, teknologi, dan inovasi.
"Kita tidak hanya membangun institusi, tetapi juga ekosistem. Mudah-mudahan di IKN kita dapat bekerja sama dalam penelitian living laboratory yang mencakup pendidikan, penelitian, dan inovasi, sehingga menjawab permasalahan masyarakat," tuturnya.
Agenda ini sekaligus menghadirkan lima mahasiswa dari masyarakat lokal sebagai penerima beasiswa Universitas Gunadarma. Salah satunya, Muhammad Latif, mahasiswa Teknik Sipil yang berasal dari Penajam Paser Utara.
Latif menyebut dirinya sebagai role model bagi adik kelas ke depannya sebagai angkatan pertama. Untuk itu, ia ingin ingin menjadi kontributor sebagai inovator muda di Indonesia.
"Rencana kami di bidang akademik tentu ingin mendapatkan IPK 4 dan menjadi salah satu inovator muda yang dapat berkontribusi besar di Indonesia, terutama di daerah Ibu Kota Nusantara," pungkasnya.
Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"
(bai/bai)