ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN

Kalimantan Timur

ITS Sabet Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia 2026 di IKN

Ary Nindita Intan RS - detikKalimantan
Sabtu, 26 Sep 2026 15:45 WIB
Closing ceremony and awarding KRTI 2026, di IKN, Kalimantan Timur.
Closing ceremony and awarding KRTI 2026, di IKN, Kalimantan Timur. Foto: Dok. Otorita IKN
Jakarta -

Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) meraih Juara Umum Kontes Robot Terbang Indonesia (KRTI) 2026 yang terselenggara di Ibu Kota Nusantara (IKN). ITS lantas memboyong piala bergilir Danadyaksa Dirgantara.

Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono mengatakan 94 tim mahasiswa dari 43 Perguruan Tinggi di Indonesia turut terlibat dalam KRTI tersebut.

"KRTI 2026 mempertemukan 94 tim mahasiswa dari 43 perguruan tinggi di Indonesia. Mereka adalah finalis dalam ajang inovasi teknologi wahana udara nirawak atau Unmanned Aerial Vehicle (UAV)," ujarnya dalam keterangan resmi, Sabtu (26/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kompetisi ini turut menguji berbagai aspek pengembangan UAV mulai dari kemampuan terbang, desain, strategi, pengembangan teknologi. Selain itu, peserta juga dibekali kemampuan beradaptasi dengan kondisi lapangan.

"Kegiatan ini untuk menguji kemampuan peserta dalam pengembangan inovasi teknologi wahana udara nirawak UAV," ucapnya.

Sementara itu, Rektor Institut Teknologi Kalimantan Prof. Dr.rer.nat. Agus Rubiyanto, M.Eng.Sc. mengatakan KRTI ini diusung sebagai sarana dalam uji gagasan dan penerapan teknologi.

"KRTI ini bukan hanya sekedar kompetisi biasa untuk memperebutkan trofi kejuaraan, tetapi sarana pengujian gagasan dan aplikasi," katanya.

Menurutnya, penguasaan teknologi penerbangan tanpa awak sejalan dengan konsep pembangunan IKN sebagai kota cerdas. Karena itu, mahasiswa memiliki peran penting dalam pengembangan teknologi penerbangan tanpa awak.

"Dalam mewujudkan kota masa depan, memang dibutuhkan penguasaan teknologi penerbangan tanpa awak. Oleh sebab itu, peran peserta di sini sangat krusial sekali," imbuh Agus.

Ia berharap pengalaman peserta selama mengikuti KRTI di IKN menjadi bekal untuk diterapkan kembali ke perguruan tinggi masing-masing. Termasuk semangat inovasi serta konsep smart dan forest city yang dikembangkan di Nusantara.

"Tapi begitu kita melihat di sini betapa luar biasanya ibu kota Nusantara. Harapan kami, semangat inovasi, smart and forest city-nya IKN ini dibawa ke perguruan tinggi masing-masing," lanjutnya.

Di sisi lain, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kemendiktisaintek Dr. Beny Bandanadjaja, S.T., M.T. menekankan, teknologi yang dikembangkan dalam KRTI perlu terus dikembangkan agar memberikan manfaat yang lebih luas.

"Semoga seluruh teknologi yang dikembangkan dalam KRTI ini itu bisa diteruskan. Ini dapat mendorong mahasiswa untuk menerapkan pengetahuan, keterampilan, dan teknologi dalam menyelesaikan persoalan di masyarakat," pungkasnya.

Ajang ini mencakup lima divisi, di antaranya Racing Plane (RP), Fixed Wing (FW), Vertical Take-Off and Landing (VTOL), Low Endurance Low Altitude (LELA), dan Technology Development (TD). Berikut Daftar Pemenang KRTI 2026:

1. Divisi Racing Plane

Juara 1: Universitas Sebelas Maret, Narash BUV
Juara 2: Universitas Andalas, Gonjong Tujuah AFRG-036
Juara 3: Universitas Negeri Yogyakarta, REJETION
Juara 4: Universitas Riau, BeladauSerindit
Kategori Fastest Plane in Single Race: Universitas Gadjah Mada, Rasayana
Kategori Best Airmanship and Safety: Universitas Islam Indonesia, ABIMANYU
Kategori Best Teamwork: Institut Teknologi Bandung, Javistha Asvatara

2. Divisi Fixed Wing

Juara 1: Institut Teknologi Sepuluh Nopember, BAYUCARAKA ITS
Juara 2: Universitas Gadjah Mada, Fiachra
Juara 3: Universitas Negeri Surabaya, DEWANAGARI
Juara Harapan 1: Universitas Andalas, Unggeh Tabang AFRG-037
Juara Harapan 2: Universitas Negeri Malang, Cakrawala Team 2
Kategori Best Design: Sekolah Tinggi Teknologi Kedirgantaraan, Sky Phoenix
Kategori Best Team: Universitas Syiah Kuala, Seulawah Team

3. Divisi Vertical Take Off Landing (VTOL)

Juara 1: Universitas Diponegoro, Jentayu Copter
Juara 2: Institut Teknologi Bandung, Altigen Krasnala
Juara 3: Universitas Ahmad Dahlan, King Phoenix
Juara Harapan: Politeknik Negeri Bali, Jatayu PNB
Kategori Best Design: Universitas Andalas, Sikumbang Api AFRG-038
Kategori Best Strategy: Universitas Telkom, Soerasky
Kategori Best Spirit: Universitas Negeri Malang, WISANGGENI

4. Divisi Long Endurance Low Altitude (LELA)

Juara 1: Institut Teknologi Sepuluh Nopember, BAYUCARAKA ITS
Juara 2: Universitas Negeri Yogyakarta, Voyager
Juara 3: Universitas Gadjah Mada, Virachakra
Juara Harapan 1: Universitas Diponegoro, Jentayu LELA
Juara Harapan 2: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, ESPYRO-LELA
Kategori Best Prototype: Universitas Gunadarma, UG AETHER
Kategori Best Team Work: Institut Teknologi Bandung, Akasadhipa

5. Divisi Technology Development

Juara 1: Politeknik Elektronika Negeri Surabaya, EFRISA TEAM
Juara 2: Universitas Brawijaya, Atyabrama
Juara 3: Universitas Sebelas Maret, Akasha Seva BUV
Juara Harapan 1: Institut Teknologi Sepuluh Nopember, BAYUCARAKA ITS
Juara Harapan 2: Universitas Negeri Yogyakarta, Az-Zawra Biantara
Kategori Best Innovation Pitch: Universitas Gadjah Mada, Khageswara
Kategori Best Technology Potential: Institut Teknologi Bandung, Aksa Vikara.

Halaman 2 dari 3
(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads