Mr X dalam Kasus Pod Getar Sekretaris PSI Kalbar Dicari, Polisi: Bukan Tersangka

Mr X dalam Kasus Pod Getar Sekretaris PSI Kalbar Dicari, Polisi: Bukan Tersangka

Ocsya Ade CP - detikKalimantan
Rabu, 09 Sep 2026 14:00 WIB
Kapolresta Pontianak Kombes Endang Tri Purwanto.
Kapolresta Pontianak Kombes Endang Tri Purwanto. Foto: Ocsya Ade CP/detikKalimantan
Pontianak -

Mister X menjadi sosok kunci dalam penyelidikan temuan vape atau pod getar usai kecelakaan Sekretaris DPW PSI Kalimantan Barat (Kalbar) Eddo Susanto. Identitas Mister X sudah dikantongi polisi, bahkan rumahnya di Pontianak Barat telah didatangi penyidik. Namun, hingga kini dia belum juga berhasil dimintai keterangan.

Kapolresta Pontianak Kombes Endang Tri Purwanto mengatakan penyidik masih membutuhkan keterangan Mister X untuk mengurai fakta di balik temuan pod tersebut.

"Ya, sampai saat ini Mister X belum diketahui keberadaannya. Jadi memang kita sudah kantong identitasnya dan kita sudah datangi rumahnya, tapi yang bersangkutan tetap tidak ada di tempat," kata Endang, Rabu (9/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Endang menegaskan kasus temuan pod tersebut belum dihentikan. Polisi masih melakukan penyelidikan dan belum menetapkan tersangka.

"Masih penyelidikan," ujarnya.

Mister X sebelumnya muncul dalam rangkaian kejadian setelah kecelakaan Eddo di Jalan Sultan Abdurrahman, tepat di depan RS Mitra Medika, Pontianak, pada Kamis (20/8/2026).

Dalam kesaksian sekuriti RS Mitra Medika, Mister X disebut sebagai orang yang mengaku menemukan pod dari mobil Eddo. Pod tersebut sempat berada di tangan sekuriti sebelum akhirnya diserahkan kepada petugas Satuan Lantas Polresta Pontianak.

Namun, sekuriti menegaskan tidak melihat langsung Mister X mengambil pod dari dalam mobil. Informasi bahwa benda itu berasal dari mobil Eddo merupakan pengakuan Mister X. Keterangan inilah yang dinilai penting bagi polisi untuk memastikan bagaimana pod tersebut ditemukan, dari mana asalnya, serta siapa pemiliknya.

Endang menegaskan, status Mister X saat ini bukan sebagai tersangka. Polisi membutuhkan keterangannya sebagai bagian dari upaya mengungkap perkara.

"Bukan diburu, karena yang bersangkutan bukan pelakunya. Tetapi kita menunggu itikad baik untuk memberikan keterangan sehingga memperjelas sebuah kasus ini. Jadi kita tidak bisa prejudice atau menduga-duga. Tidak boleh hukum itu asumsi, tetapi harus berdasarkan fakta," tegasnya.

Polisi pun meminta Mister X segera datang dan memberikan keterangan kepada penyidik. Menurutnya, Mister X tidak perlu khawatir langsung dikriminalisasi apabila datang memenuhi permintaan polisi.

Pengacara Eddo juga Kantongi Identitas

Tim kuasa hukum Eddo juga disebut telah mengantongi identitas sosok tersebut. Informasi yang diperoleh detikKalimantan menyebut Mister X berinisial A alias Black. Dia disebut bekerja sebagai mata elang. Sumber detikKalimantan juga menyebut Mister X mengetahui sejumlah informasi terkait pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut, termasuk dugaan adanya penerimaan suap.

Namun, informasi ini masih sebatas keterangan sumber dan belum dikonfirmasi kepada Mister X maupun pihak-pihak yang disebut. Yang pasti, polisi kini tengah mencari keberadaan Mister X untuk dimintai keterangan.

Kasus ini bermula dari kecelakaan Toyota Vellfire KB 1450 OT yang dikemudikan Eddo dengan sepeda motor Honda KB 5318 XC di Jalan Sultan Abdurrahman, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 08.35 WIB.

Motor yang dikendarai Budi Hartono dengan membonceng Sellyn melaju lebih pelan saat hendak berbelok menuju RS Mitra Medika. Berdasarkan pemeriksaan awal dan rekaman CCTV, polisi menduga Vellfire menabrak bagian belakang motor karena jarak kedua kendaraan terlalu dekat.

Setelah kecelakaan, muncul temuan pod getar yang kemudian menjadi polemik. Kini, keberadaan dan keterangan Mister X menjadi salah satu bagian penting yang masih dicari penyidik untuk mengungkap kepemilikan pod getar tersebut.

Halaman 2 dari 2
(des/des)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads