Seorang satpam perumahan di Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng) diduga menjadi korban pengeroyokan. Nasib tak mujur satpam ini terjadi setelah dia berusaha melerai pasangan suami istri (pasutri) yang sedang cekcok.
Peristiwa terjadi ketika korban berinisial MA mendengar pelaku berinisial AD dan istrinya cekcok pada Selasa (21/7) malam. Mereka adalah warga kompleks perumahan Kelurahan Tatura Utara, Kecamatan Palu Selatan.
"Awalnya terjadi perselisihan antara suami dan istri. Korban yang bertugas sebagai petugas keamanan kemudian berupaya melerai pertengkaran tersebut," ujar Kapolsek Palu Selatan, Muhammad Kasim kepada wartawan, Rabu (22/7/2026).
Korban kemudian mengingatkan pasutri tersebut agar tidak membuat keributan di lingkungan perumahan. Rupanya AD merasa tersinggung dengan omongan korban, sehingga mengajak teman-temannya untuk menghajar korban.
"Setelah ditegur, pelaku sempat meninggalkan tempat. Namun dia kembali bersama teman-temannya dan melakukan tindak penganiayaan terhadap korban," jelas Kasim.
Pengeroyokan itu membuat korban luka-luka dan dilarikan ke Rumah Sakit Bhayangkara Palu. Polisi masih melakukan penyelidikan adanya keterlibatan pelaku lain setelah satu pelaku inisial AD ditangkap.
"Korban masih dirawat di rumah sakit. Sementara satu orang pelaku sudah kami amankan dan penanganannya dilakukan oleh penyidik Satreskrim Polresta Palu," terangnya.
Pengeroyokan itu sempat memicu bentrokan antar warga yang melibatkan keluarga korban dari Kelurahan Nunu dengan warga dari Kelurahan Tatura Utara. Kendati begitu, Kasim menegaskan situasi di lokasi kejadian sudah kondusif.
Baca artikel selengkapnya di sini.
Simak Video "Video Kades di Lumajang Dikeroyok-Dibacok OTK, Polisi Buru Pelaku"
(bai/bai)