Wang Po-Wei dari Chinese Taipei dan Xu Wen Jing dari China keluar sebagai juara nomor tunggal Polytron Pontianak Indonesia Masters 2026. Keduanya sama-sama meraih kemenangan dalam dua gim langsung pada partai final.
Wang Po-Wei yang menjadi unggulan kedua turnamen menaklukkan wakil China, Sun Chao, dengan skor 21-13, 21-19 pada final tunggal putra di GOR Ayani Terpadu Pontianak, Minggu (6/9/2026).
Sementara itu, Xu Wen Jing menjadi juara tunggal putri setelah mengalahkan wakil India, Mansi Singh, dengan skor 21-16, 21-8.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wang mengaku tidak terlalu memikirkan banyak hal saat menghadapi pertandingan final. Dia hanya berusaha memberikan penampilan terbaik meski kondisi tubuhnya sedang tidak terlalu sehat.
"Tidak terlalu banyak yang saya pikirkan, saya hanya berusaha sebaik mungkin. Kondisi saya juga sedang tidak terlalu sehat tapi saya bisa juara, rasanya sangat senang," kata Wang seusai pertandingan.
Dukungan penonton di Pontianak turut membuat Wang semakin bersemangat. Dia mengaku atmosfer pertandingan membantunya melewati laga final.
"Penonton juga sangat mendukung saya jadi semakin semangat bermainnya," ujarnya.
Sementara di final tunggal putri, Xu Wen Jing tampil dominan sejak awal. Dia mampu mengamankan gim pertama dengan skor 21-16 sebelum melaju cepat pada gim kedua dan menang telak 21-8. Xu mengaku sangat bahagia bisa tampil sekaligus meraih gelar juara di Indonesia.
"Saya sangat bahagia bisa main dan juara. Saya beberapa kali datang ke Indonesia dan penontonnya sangat baik jadi saya selalu senang untuk bertanding di Indonesia. Saya berharap bisa kembali lagi ke sini di masa depan," kata Xu.
Menurut Xu, seluruh pertandingan di turnamen tersebut memiliki tantangan masing-masing. Dia juga mengaku mendapat pelajaran penting setelah menghadapi tunggal putri India pada pertandingan sebelumnya.
"Semua pertandingan sama sulitnya, kemarin melawan tunggal India memang ketat tapi dari situ saya belajar banyak untuk menghadapi tunggal India lainnya hari ini," tuturnya.
Gelar di Pontianak juga menjadi modal penting bagi Xu. Tahun ini dia mendapat kesempatan masuk ke dalam tim Uber China. Xu berharap kesempatan tersebut bisa membantunya mengumpulkan lebih banyak poin dan memperbaiki peringkat dunia.
"Tahun ini saya dipercaya masuk ke dalam tim Uber dan saya berterima kasih dengan kesempatan itu. Itu menjadi peluang saya untuk mendapat poin yang lebih banyak agar peringkat saya naik dan bisa bermain lebih banyak lagi," ujarnya.
