Kisah pilu Ade Irma Suryani, putri bungsu Jenderal AH Nasution, tidak hanya tertulis dalam catatan sejarah kelam bangsa Indonesia, tetapi juga diabadikan dalam sebuah lagu. Lagu 'Ade Irma Suryani' ini dulunya sering diputar di akhir September, namun sekarang sudah sangat jarang terdengar.
Bukan sekadar rangkaian nada, lagu ini menceritakan kepolosan seorang anak yang menjadi 'tameng' bagi ayahnya dalam peristiwa tragis Gerakan 30 September 1965 (G30S/PKI). Untuk menghormati mendiang Ade Irma Suryani, maka diciptakanlah lagu ini.
Lirik Lagu Ade Irma Suryani
Lagu 'Ade Irma Suryani' diciptakan oleh AT Mahmud, yang sudah banyak menciptakan lagu anak-anak. Liriknya menceritakan tentang meninggalnya Ade dan kepulangannya ke pangkuan Ilahi.
Akan kuingat selalu
Ade Irma Suryani
Waktu dibelai dipangku ibu
dengan segala kasih
Kini dia berbaring di pangkuan Tuhan
Senang dan bahagia hatinya
Kini dia berbaring di pangkuan Tuhan
Senang dan bahagia hatinya
Di fajar Ade terjaga
dari mimpi terbangun
Tampak olehnya sinar Ilahi
Turun bersama embun
Akan kuingat selalu
Ade Irma Suryani
Waktu dibelai dipangku ibu
dengan segala kasih
Kini dia berbaring di pangkuan Tuhan
Senang dan bahagia hatinya
Kini dia berbaring di pangkuan Tuhan
Senang dan bahagia hatinya
(bai/sun)