Sultan Aji Muhammad Parikesit terkenal sebagai sultan terakhir dari Kesultanan Kutai Kartanegara Ing Martadipura. Namanya juga diabadikan sebagai nama rumah sakit RSUD Aji Muhammad Parikesit.
Sosoknya dikenal sebagai salah satu sultan terkaya pada masa Hindia Belanda. Tentu kekayaan itu tidak semata berasal dari harta pribadi, melainkan dari hasil konsesi minyak, batu bara, dan hasil hutan di Kutai Kartanegara. Gaya hidupnya sederhana walaupun selayaknya bangsawan, Parikesit memiliki koleksi kendaraan dan perlengkapan istana yang didatangkan dari Eropa.
Setelah Pemerintahan Kesultanan Kutai berakhir pada 1960, Parikesit kehilangan kedudukan politik dan perlahan mengalami kesulitan ekonomi. Dirinya bahkan menjalani masa tua dengan kehidupan yang jauh lebih sederhana dibandingkan ketika masih bertahta.
Lahir dengan Nama Aji Kaget
Dalam Buletin Kudungga vol. 1 tahun 2012 yang diterbitkan Kemendikdasmen, Aji Muhammad Parikesit lahir dengan nama Aji Kaget. Ia merupakan putra Sultan Aji Muhammad Alimuddin dan cucu Sultan Aji Muhammad Sulaiman.
Sejak kecil, Aji Kaget mendapatkan pendidikan yang bagus dari lingkungan Kesultanan Kutai. Ia bersekolah di sekolah Belanda di Samarinda. Di tahun 1909, dirinya mendapat gelar Adji Endje Renik dan melanjutkan pendidikan ke Batavia, menempuh ujian P.H.S. pada 1911.
Dua tahun kemudian, Aji Kaget pindah ke Serang untuk bersekolah di Opleiding School voor Inlandsche Ambtenaren atau OSVIA, yaitu sekolah khusus untuk mempersiapkan calon pegawai pemerintahan bumiputra. Setelah ayahnya, Sultan Aji Muhammad Alimuddin, wafat pada 1910, Aji Kaget belum langsung memegang pemerintahan karena masih terlalu muda. Pemerintahan Kesultanan Kutai kemudian dijalankan oleh Dewan Perwalian yang dipimpin Aji Pangeran Mangkunegara.
Aji Kaget baru kembali ke Kutai pada 1917 untuk mempersiapkan pemerintahan serta mempelajari adat dalam sistem Kesultanan Kutai. Lalu di tahun 1918, ia memperoleh gelar Pangeran Adipati Praboe Anoem Soeria Adi Ningrat. Dua tahun kemudian, tepatnya 14 November 1920, Aji Kaget dinobatkan sebagai Sultan Kutai Kartanegara dengan gelar Sultan Aji Muhammad Parikesit.
Simak Video "Menikmati Malam yang Hidup di Kawasan Tepian, Kalimantan Timur"
(sun/des)