Lagu Dayang Sebalu merupakan salah satu lagu yang paling populer dibawakan oleh grup musik Tajau Official. Lagu ini diciptakan oleh Alfon Tajau, ditulis menggunakan bahasa Sub Suku Dayak Seberuang, Sepauk, Sintang, Kalimantan Barat.
Dalam akun YouTube Tajau Official, video klip lagu Dayang Sebalu sudah ditonton 9 juta lebih pengguna. Lagu yang dirilis pada tahun 2018 ini populer di tahun 2019, dan hingga kini masih banyak pendengar.
Lirik dan Makna Lagu Dayak 'Dayang Sebalu'
Dayang Sebalu menceritakan kisah tentang kerinduan serta perjuangan cinta yang terpisahkan oleh jarak dan waktu. Lagu ini memberi tema harapan, kesedihan, serta ketidakpastian yang mewarnai sebuah hubungan.
Lagu ini kerap dinyanyikan dalam berbagai acara masyarakat. Berikut liriknya:
Rinu aduh rinu, rinu menangung ridu
Ridu ngau dayang sebalu
Jauh ngau bertemu, bukit betangak batu
Di gua bekaki tuja
Ranau bujang ayau, bujang lemamang ayau
Beranau nuju ke langkau
Ati ditanyak sarat dipintak, bukan sangak ngelabak
Angkat dituju surung pemali
Baju besulam kayu belian
Datang ngelegang aik ti lentang
Anyut beranyut nuju muara
Sungai entajak de tapang luak
Aik betumpu beranah dua
Bukai pemintak bukai penekak
Yak udah nasib sidak beduak
Agik ditilik ngamang ke kilik
Bisik tepedak ke bunga nyala
Agik ditantik ngau ngarap lagi
Lama menantik kak putus asa
Titih telitih kepapan gantih
Numuh lah kayu begemar dua
Kasih oh kasih abis cerita
Tebelian angkat penana cinta
Nah, itulah tadi lirik lagu Dayang Sebalu dan ringkasan maknanya. Yuk kita lestarikan lagu berbahasa daerah!
Simak Video "Video: Al Hilal Libas Al Taawoun 6-0, Gabriel Martinelli Cetak Hattrick"
(aau/bai)