Jauh di pedalaman hutan Kalimantan, konon bersemayam sosok takau yang menakutkan. Bagi orang Banjar maupun Dayak, takau bukan sekadar hantu, tapi sebuah entitas purba yang jauh lebih mematikan.
Takau berbeda dengan hantu 'populer' di Indonesia yang seringkali merupakan arwah, seperti pocong, kuntilanak, atau kuyang yang merupakan penganut ilmu hitam. Wujud takau pun tak selalu sama.
Seperti dijelaskan dalam buku Cerita Rakyat Daerah Kalimantan Selatan di situs Kemendikdasmen, takau diartikan sebagai sejenis hantu yang dapat berubah-ubah wujudnya dan dapat menjadi besar atau menjadi sangat kecil. Takau bisa menyerupai sosok lucu hingga yang mengerikan.
Hantu Seribu Wajah
Yang membedakan takau dengan hantu lainnya adalah wujudnya tak berbeda-beda. Berikut ini beberapa wujud takau yang pernah diceritakan banyak orang.
1. Kucing atau Anjing Tersesat
Yang pertama adalah berubah menjadi wujud kucing atau anjing lucu. Hewan ini tampak tersesat di pinggir hutan, sehingga mengundang rasa kasihan dari manusia yang melihatnya.
Orang yang merasa iba akan mengajak masuk kucing atau anjing tersebut ke dalam rumah. Saat itulah hewan tersebut berubah menjadi monster yang menyerang pemilik rumah.
2. Kerbau Raksasa
Jika di dalam hutan, takau sering kali menampakkan diri sebagai sosok mengerikan, yakni kerbau raksasa. Diyakini bahwa ukurannya bisa sebesar rumah, bahkan bukit kecil.
Kerbau raksasa ini berbeda dengan bentuk kerbau sawah, namun sosoknya lebih liar dan memberontak. Matanya merah menyala dengan napas yang bergemuruh.
3. Manusia Berkepala Kerbau
Dalam cerita lain, takau berwujud manusia berkepala kerbau saat berinteraksi dengan orang-orang sakti, Takau duduk di singgasana gaib, menunjukkan statusnya sebagai 'raja' para makhluk halus di wilayah tersebut.
(bai/des)