11 Mitos Burung Hantu yang Masih Diyakini Hingga Kini, Konon Tanda Musibah!

11 Mitos Burung Hantu yang Masih Diyakini Hingga Kini, Konon Tanda Musibah!

Desi Rahmawati - detikJateng
Jumat, 24 Apr 2026 09:00 WIB
Burung hantu bertengger di atas dahan pohon sembari memiringkan kepalanya.
Ilustrasi Burung Hantu (Foto: Dominik van Opdenbosch/Unsplash)
Solo -

Burung hantu merupakan salah satu hewan yang sering dikaitkan dengan berbagai kepercayaan atau mitos oleh masyarakat. Kehadirannya yang identik pada malam hari, suara yang khas, serta penampilannya yang berbeda dari burung lain membuat hewan ini kerap dianggap membawa makna tertentu.

Di berbagai daerah, burung hantu tidak hanya dipandang sebagai hewan biasa, tetapi juga dikaitkan dengan hal-hal yang bersifat mistis. Bahkan, konon, adanya burung hantu, baik kedatangan maupun suaranya, menjadi pertanda datangnya musibah. Selain mitos tersebut, masih banyak lagi mitos tentang burung hantu.

Apa saja mitos tersebut? Berikut deretan mitos burung hantu yang masih diyakini hingga sekarang oleh masyarakat, dihimpun dari buku Kesadaran Ekologis dalam Sastra Indonesia karya Venus Khasanah dkk, buku Ensiklopedia Satwa: Jenis-jenis Burung Hantu karya Majella Setyawan, penelitian berjudul Burung-Burung Pembawa Tanda: Aneka Jenis dan Pemaknaan Mitos Burung pada Masyarakat Desa Ngablak, Kabupaten Pati, Jawa Tengah oleh Rahman Latif Alfian dkk, laman Esoteric Frog, serta laman Wars of History.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mitos Burung Hantu yang Masih Diyakini Hingga Kini

1. Burung Hantu sebagai Pertanda Musibah

Dalam kepercayaan masyarakat Indonesia, burung hantu sering dianggap sebagai pertanda buruk. Jika suara atau kemunculannya terjadi di sekitar rumah, hal tersebut diyakini sebagai tanda akan datangnya petaka. Kepercayaan serupa juga ditemukan dalam mitologi Romawi, Afrika, hingga Filipina yang mengaitkan burung hantu dengan kesialan dan malapetaka.

ADVERTISEMENT

2. Burung Hantu sebagai Pertanda Kematian

Dalam kepercayaan Jawa, suara burung hantu yang terdengar di malam hari sering dikaitkan dengan tanda kematian. Bahkan, arah datangnya suara dipercaya memiliki arti tersendiri, seperti jika suara melintas dari Timur ke Barat maka dianggap sebagai pertanda akan ada warga yang meninggal.

Selain itu, burung hantu juga dianggap sebagai makhluk pemanggil roh. Oleh karena itu, terdapat kepercayaan jika burung hantu datang ke rumah, maka akan ada penghuni rumah yang meninggal.

3. Burung Hantu sebagai Pertanda Kelahiran

Selain dikaitkan dengan kematian, burung hantu juga dipercaya sebagai penanda kelahiran. Dalam kepercayaan masyarakat Jawa, suara burung hantu yang terdengar mengikuti arah dari Utara ke Selatan dianggap sebagai tanda akan adanya warga yang melahirkan.

4. Burung Hantu sebagai Pembawa Pesan dari Dunia Gaib

Masyarakat Indonesia secara umum percaya bahwa burung hantu merupakan makhluk yang membawa pesan dari alam gaib atau dunia lain. Hal ini membuat burung hantu sering dikaitkan dengan keberadaan roh atau makhluk halus. Kepercayaan serupa juga terdapat dalam mitologi penduduk asli Amerika dan Afrika yang menganggap burung hantu sebagai perantara antara dunia manusia dan dunia roh.

5. Burung Hantu sebagai Penjaga Kuburan

Burung hantu juga sering dianggap sebagai penjaga kuburan atau tempat yang berkaitan dengan kematian. Dalam kepercayaan masyarakat, burung ini diyakini dapat melindungi makam dari gangguan makhluk jahat atau gangguan lainnya.

6. Burung Hantu sebagai Pembawa Keberuntungan

Tidak semua mitos tentang burung hantu bersifat negatif. Menurut ilmu fengsui, burung hantu melambangkan kemakmuran.

Patung burung hantu yang ditempatkan di rumah dipercaya dapat menarik keberuntungan. Begitu pula dalam kepercayaan orang Inggris yang mengaitkan burung hantu sebagai makhluk pembawa keberuntungan.

7. Burung Hantu sebagai Lambang Kebijaksanaan

Dalam fengsui, burung hantu melambangkan kebijaksanaan, kecerdasan, serta kemampuan untuk melihat melampaui ilusi. Penglihatannya yang tajam dimaknai sebagai kejernihan pikiran dan ketepatan dalam mengambil keputusan.

Menurut mitologi Yunani, burung hantu menjadi simbol kebijaksanaan. Burung ini dikaitkan dengan Dewi Athena dan dianggap memiliki kemampuan melihat dalam kegelapan, melambangkan pengetahuan dan kecerdasan. Masyarakat juga meyakini bahwa burung hantu menjadi lambang kebijaksanaan karena memiliki kekuasaan di wilayah tertentu.

8. Burung Hantu sebagai Pemberi Energi Positif

Dalam praktik fengsui, menempatkan patung atau gambar burung hantu dipercaya dapat memberikan energi positif bagi penghuni jika ditempatkan dengan tepat. Penempatannya di dekat pintu depan diyakini mampu menghalau energi negatif dan mencegah niat buruk dari luar. Sementara itu, jika diletakkan di ruang belajar atau kantor, maka burung hantu dianggap dapat meningkatkan fokus, konsentrasi, serta kemampuan berpikir.

Pada sudut tenggara rumah, keberadaannya dipercaya membantu menjaga kondisi finansial. Selain itu, di ruang keluarga burung hantu berfungsi sebagai pelindung yang menjaga keharmonisan, sedangkan penempatannya di kamar tidur dipercaya memberi perlindungan dari energi negatif.

9. Burung Hantu sebagai Pelindung dari Orang Jahat

Dalam kepercayaan Celtic, burung hantu tidak hanya dikaitkan dengan dunia spiritual, tetapi juga dipercaya dapat membantu mengenali orang-orang yang memiliki niat buruk. Dengan memelihara burung hantu diyakini mampu melindungi pemiliknya dengan cara mengungkap siapa saja yang berniat jahat kepadanya.

10. Burung Hantu sebagai Makhluk yang Bisa Berubah Wujud

Burung hantu sering digambarkan sebagai makhluk gaib yang dapat berubah bentuk menjadi manusia atau makhluk lain. Di Afrika, penyihir bahkan dipercaya mampu menjelma menjadi burung hantu pada malam hari untuk melakukan pertemuan rahasia.

11. Burung Hantu sebagai Simbol Dunia Bawah

Dalam mitologi Celtic, burung hantu disebut sebagai makhluk yang berhubungan dengan dunia bawah dan dipercaya membimbing jiwa orang yang meninggal. Sementara dalam mitologi Mesir, burung hantu juga dikaitkan dengan perjalanan roh menuju alam kematian.

Nah, itulah sejumlah mitos tentang burung hantu yang masih diyakini oleh masyarakat hingga sekarang. Apakah detikers juga percaya akan mitos-mitos tersebut? Semoga menambah wawasanmu tentang burung yang mampu terbang dalam senyap ini, ya!

Artikel ini ditulis oleh Desi Rahmawati peserta Program MagangHub Bersertifikat dari Kemnaker di detikcom



(num/dil)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads