Dua jenazah yang diduga merupakan korban dari KM Virgo Transport 8 kembali ditemukan di pesisir Seruyan, Kalimantan Tengah. Dalam proses evakuasi, tim gabungan harus berjalan kaki hingga 10 km karena keterbatasan akses.
Kedua jenazah ditemukan di dua lokasi berbeda di kawasan pesisir Desa Sungai Perlu, Kecamatan Seruyan Hilir, Kabupaten Seruyan, Kamis (24/9/2026). Temuan pertama berada di kawasan Pantai Sungai Rambai, kemudian di wilayah Sungai Besi, Desa Sungai Perlu.
Proses evakuasi jenazah kedua menjadi tantangan tersendiri bagi petugas. Kondisi medan yang berlumpur serta adanya aliran sungai membuat kendaraan tidak dapat menjangkau lokasi penemuan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapolres Seruyan AKBP Beddy Suwendi melalui Kapolsek Seruyan Hilir Ipda Eko Andrianto mengatakan, jenazah pertama berhasil dievakuasi sekitar pukul 11.30 WIB dari kawasan Pantai Sungai Rambai.
"Setelah itu tim melanjutkan pencarian menuju Sungai Besi untuk memastikan kondisi di sekitar pesisir," kata Eko.
Setibanya di kawasan Sungai Besi, petugas kembali menemukan jenazah tanpa identitas di pesisir pantai. Untuk mencapai titik tersebut, tim harus berjalan kaki sekitar 10 kilometer karena kendaraan tidak bisa masuk.
"Perjalanan menuju lokasi penemuan jenazah kedua tidak mudah. Medan berlumpur dan adanya aliran sungai membuat kendaraan tidak dapat menjangkau lokasi," ujarnya.
Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah untuk dievakuasi. Petugas kembali harus berjalan kaki sekitar 10 kilometer hingga mencapai titik yang dapat dijangkau kendaraan.
Evakuasi melibatkan personel Basarnas Kalimantan Tengah, Kamarnit DAS Seruyan, TNI AL, Polsek Seruyan Hilir, Satpolair Polres Seruyan, serta Koramil 1015-09 Seruyan Hilir.
"Tim gabungan terus melakukan pencarian dan evakuasi bersama unsur terkait. Untuk menuju lokasi jenazah kedua, petugas harus melewati medan yang sulit dan melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki," ungkap Eko.
Kedua jenazah selanjutnya dibawa untuk menjalani pemeriksaan dan proses identifikasi. Rencananya, jenazah akan dibawa ke RS Bhayangkara Polda Kalimantan Selatan di Banjarmasin.
Hingga kini identitas kedua jenazah belum diketahui. Petugas juga belum memastikan apakah keduanya merupakan korban dalam insiden tenggelamnya KM Virgo Transport 8.
Keterkaitan kedua temuan tersebut dengan kecelakaan kapal masih menunggu hasil pemeriksaan dan proses identifikasi oleh pihak berwenang.
