Pemadaman Listrik Bergilir di Kalimantan, Bahlil Belum Beri Respons

Kalimantan Timur

Pemadaman Listrik Bergilir di Kalimantan, Bahlil Belum Beri Respons

Ary Nindita Intan RS - detikKalimantan
Kamis, 22 Okt 2026 20:40 WIB
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia saat jumpa pers usai meresmikan proyek Jangkrik North East (JNE) 6 dan fasilitas produksi Lapangan Maha South Hub.
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Foto: Ary Nindita Intan/detikKalimantan
Balikpapan -

Pemadaman listrik secara bergilir masih kerap terjadi di Kalimantan, salah satunya di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur yang dinilai mengganggu aktivitas sehari-hari. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia sempat ditanya wartawan mengenai hal tersebut.

Berdasarkan lewat saluran WhatsApp resmi PLN, pemadaman terjadi di sejumlah wilayah yang tersebar di hampir seluruh kecamatan di Balikpapan. Wilayah terdampak meliputi sebagian Balikpapan Barat, Balikpapan Utara, Balikpapan Tengah, Balikpapan Timur, Balikpapan Selatan, hingga Balikpapan Kota.

Pemadaman juga terjadi pada siang hari, ketika aktivitas masyarakat sedang berlangsung. Di Balikpapan Timur, misalnya, listrik dilaporkan padam pada Senin (19/10/2026) pukul 18.00-21.00 Wita. Keesokan harinya, Selasa (20/10/2026), pemadaman kembali terjadi sekitar pukul 13.00 hingga 16.00 Wita.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kondisi tersebut membuat warga harus menyesuaikan aktivitas dengan jadwal pemadaman yang berulang. Gangguan pasokan listrik juga berpotensi menghambat kegiatan usaha dan pelayanan yang bergantung pada listrik.

Sebelumnya, PLN telah mengeluarkan pengumuman terkait pemadaman pada Senin (19/10/2026). Dalam pengumuman tersebut, PLN menyebut adanya gangguan pada sejumlah pembangkit yang berdampak terhadap sebagian wilayah kerja PLN ULP Balikpapan Selatan.

Akibat gangguan itu, aliran listrik di sejumlah lokasi dihentikan sementara. Wilayah terdampak antara lain Jalan Stalkuda, Rutan, Lapas, SPN Brimob, Kejaksaan Negeri, Pengadilan Negeri, Kantor Direktorat Jenderal Pajak, Jalan Pupuk, kawasan Uniba, Jalan Mulawarman, PJHI, Jalan Pemuda, AURI, Batakan, Prona, Jalan Telaga Mas, Perumahan Borneo Paradiso, Palm Hills, Daksa, dan sekitarnya.

Salah seorang warga Balikpapan Utara, Yogi (29), pemadaman berlangsung hingga dua hari berturut-turut. Terlebih, durasi padamnya listrik terjadi hingga tiga jam lamanya.

"Ini mengganggu sekali lah, masa dua hari berturut-turut kena pemadaman bergilir, apalagi sekali padam sampai tiga jam," katanya, kepada detikKalimantan, Kamis (22/10/2026).

Hal serupa dirasakan Zahra (30), ia mengeluhkan pemadaman tersebut melumpuhkan aktivitas rumah tangganya. Peranti elektronik, seperti mesin cuci, ac, hingga perangkat jaringan atau wifi tidak dapat digunakan.

"Kalau padam ini semuanya lumpuh. Malam yang harusnya nyuci jadi tertunda karena mesin cuci mati. Pusing kalau mati lampu terus," keluhnya.

detikKalimantan mencoba mengonfirmasi persoalan ini kepada Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Pertanyaan itu disampaikan di tengah agenda peresmian pengembangan proyek Jangkrik North East 6 (JNE-6) dan Lapangan Maha-South Hub di Kalimantan Timur.

Namun, Bahlil belum memberikan penjelasan ketika ditanya mengenai pemadaman listrik bergilir yang terjadi di Kalimantan Timur, khususnya Balikpapan. Ia meminta agar persoalan tersebut dikonfirmasi kepada PLN.

"Ya, nanti dengan PLN, ya. Saya hari ini bicara tentang Migas dulu, ya," katanya singkat.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads