Jaringan gas (jargas) di Jalan DI Pandjaitan, Balikpapan Tengah, kini kembali berjalan normal setelah sempat mengalami gangguan akibat kerusakan pipa. Gangguan tersebut berdampak pada 7.000 pelanggan.
Direktur Utama Perumda Manuntung Sukses Balikpapan, Andi Sangkuru mengatakan kejadian tersebut terjadi pada Selasa (22/9). Salah satu sparepart jargas mengalami kerusakan diduga tersenggol alat berat dari pengerjaan proyek pengendalian banjir.
"Memang jaringan kami dan pipa PDAM juga sempat terkena. Ada sekitar 7.000 sambungan pelanggan ikut terdampak," ujarnya, Senin (28/9/2026).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pengerjaan perbaikan jargas sebelumnya mengalami keterlambatan. Deretan faktor pemicu membuat penanganan terkesan molor. Akibatnya, layanan sempat terganggu selama hampir 24 jam.
"Gangguan layanan sempat berlangsung sekitar 24 jam. Sebelumnya menunggu ketersediaan suku cadangan atau spare part untuk penyambungan," kata Andi.
Belum lagi, kondisi di sekitar titik kerusakan juga terdampak pekerjaan pipa PDAM. Sehingga perbaikan dilakukan setelah area tersebut kering.
"karena perbaikan jargas tidak bisa langsung dikerjakan. Jadi petugas menunggu area terdampak kering untuk kemudian dilakukan perbaikan," imbuhnya.
Kondisi tersebut membuat pengelola harus menutup sementara aliran gas di kawasan terdampak. Penutupan dilakukan melalui gate valve berdiameter 200 milimeter dan 100 milimeter di simpang tiga, mulai di depan Maxi hingga Sumber Rejo.
"Kalau pipa kecil yang kena, paling sekitar seribu sambungan. Tapi karena yang terkena pipa induk, kami harus menutupnya dari pusat," tandas Andi.
Perumda Manuntung Sukses Balikpapan kemudian meminta sparepart langsung dari Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara. Upaya ini untuk mempercepat penanganan pipa jargas yang terdampak.
"Komponen tersebut dikirim untuk digunakan dalam proses perbaikan. Alhamdulillah sekarang sudah mengalir," pungkasnya.
