Seekor ular piton sepanjang 9 meter terlihat hendak menyeberang di Jalan Trans Sulawesi, Desa pelita Hijau, Kecamatan Bone Pantai, Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo. Ramlan Daliwa (37), warga yang malam itu melintas jalanan tersebut pun dibuat ngeri.
Hewan melata itu kemudian dibunuh teman Ramlan dengan cara menebas kepala ular menggunakan parang. Kejadian menegangkan itu dialami Ramlan dan kawan-kawan pada Selasa (6/10/2026) sekitar pukul 22.20 Wita.
"Iya, sudah mati ular piton panjang sekitar 8 sampai 9 meter. Ular ini kami temukan di jalan raya," cerita Ramlan, dikutip dari detikSulsel.
Ular tersebut ditemukan di Jalan Trans Sulawesi, kebetulan malam itu Ramlan dan temannya tengah berkendara di lokasi.
"Saya itu ada dengan teman melewati jalan raya. Saya lihat ada ular berjalan atau lewat di jalan raya, itu jalan Trans Sulawesi," lanjut Ramlan.
Ngeri melihat ular besar itu, Ramlan lantas berteriak memanggil temannya. Dia mengaku panik melihat ular besar yang posisinya dekat dengannya.
"Saya langsung berteriak ada ular, teman saya langsung berhenti, kita lihat ada ular piton besar itu di jalan, ini ular jaraknya dekat dengan kami," katanya.
Salah seorang teman Ramlan langsung mengambil parang yang dibawanya. Ular itu terpaksa dibunuh karena dinilai membahayakan warga.
"Ya, teman saya langsung ambil tali dan parang di jok motor, dan langsung tebas dibunuh, ada di bagian badan dan kepala," ungkap Ramlan.
"Kenapa dibunuh, karena ular ini besar sekali dan berbahaya dan juga ini pertama kali ular muncul di desa ini," sambungnya.
Simak Video "Mencicipi Kuliner Unik Khas Gorontalo di Warung Pisang Goreng"
(aau/aau)