Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian melakukan kunjungan kerja (kunker) ke Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) hari ini, Selasa (6/10). Salah satu agenda utamanya adalah meninjau langsung titik jalan rusak di wilayah perbatasan Krayan yang telah dikeluhkan warga selama puluhan tahun.
Berdasarkan rencana perjalanan, Mendagri beserta rombongan lepas landas dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada pukul 06.00 WIB menuju Kaltara. Dalam agenda kunjungan ini, Mendagri didampingi oleh jajaran pejabat pusat dan daerah, di antaranya Sestama Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP), Deputi BNPP, Direktur Jalan Kementerian PU, Gubernur Kaltara Zainal Arifin Paliwang, serta Kepala Balai Jalan PU Kaltara.
Setibanya di wilayah Kaltara, Mendagri dijadwalkan mengawali agenda dengan bertolak menuju Kota Malinau untuk menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Bupati Malinau di Kantor Bupati Malinau pada pukul 10.30 WITA. Setelah rakor dan makan siang, rombongan bertolak menggunakan helikopter menuju Bandara Long Bawan, Kecamatan Krayan, Kabupaten Nunukan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Camat Krayan, Roni Firdaus, membenarkan agenda kunjungan lapangan Mendagri ke wilayahnya tersebut.
"Ya, kalau jadwal tidak berubah dan cuaca mendukung, beliau akan ke Krayan hari ini. Agenda beliau di Krayan pertama meninjau Jalan Nasional Krayan-Malinau yang ada di Krayan Timur. Kedua, melihat lokasi pembangunan PLBN Long Midang," ujar Roni Firdaus kepada detikKalimantan, Selasa (6/10).
Roni mengungkapkan, masyarakat setempat menaruh harapan besar terhadap kunjungan kerja dan peninjauan langsung oleh Mendagri di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia ini.
"Harapan warga, dengan kunjungan kerja dan peninjauan langsung di lapangan ini, beliau dapat gambaran nyata terkait permasalahan infrastruktur jalan yang ada di Krayan Raya yang selama ini menjadi keluhan warga selama puluhan tahun," ungkapnya.
Ia menambahkan, peninjauan lapangan ini diharapkan dapat membuahkan langkah konkret berupa intervensi khusus dari pemerintah pusat melalui Mendagri dan Kementerian PU.
"Diharapkan ada tindak lanjut khusus dari Mendagri untuk menyelesaikan masalah pembangunan jalan yang ada di Krayan," pungkas Roni.
Rangkaian peninjauan jalan dan infrastruktur perbatasan di Krayan dijadwalkan berlangsung hingga sore hari sebelum Mendagri dan rombongan bertolak kembali menuju Jakarta.
