Air Selokan Meluap, Jalan Gajah Mada Tarakan Macet dan Berlubang

Kalimantan Utara

Air Selokan Meluap, Jalan Gajah Mada Tarakan Macet dan Berlubang

Oktavian Balang - detikKalimantan
Sabtu, 03 Okt 2026 07:00 WIB
Genangan air selokan dan jalan berlubang bikin kemacetan di Jalan Gajah Mada Tarakan.
Genangan air selokan dan jalan berlubang bikin kemacetan di Jalan Gajah Mada Tarakan. Foto: Oktavian Balang/detikKalimantan
Tarakan -

Lalu lintas di Jalan Gajah Mada, Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat, tampak semrawut akibat genangan air selokan yang meluap ke badan jalan. Kondisi ini tak hanya memicu kemacetan, tetapi juga mengancam keselamatan para pengguna jalan.

Berdasarkan pantauan di lokasi pada pertigaan depan Hotel Segiri, Jumat (2/10/2026) sore, penumpukan kendaraan terjadi akibat pengemudi roda empat memperlambat laju kendaraan serta pengendara yang berusaha menghindari cipratan air. Tampak sejumlah pengendara roda dua tanpa sengaja terperosok ke dalam lubang jalan yang tak kasat mata karena tertutup genangan.

Salah seorang pengguna jalan, Togap Yusnan (55), mengeluhkan pembiaran genangan air yang membuat material aspal cepat rusak dan membahayakan keselamatan pelintas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Beberapa bulan lalu genangan air sebatas di pinggir trotoar, makin ke sini air selokan itu mulai mengganggu kami pejalan kaki. Jalanan jadi macet karena pengguna jalan menghindar dari cipratan air. Parahnya lagi lambat laun jalanan semakin berlubang besar," beber Togap saat ditemui di lokasi. Jumat (2/10).

Togap menyayangkan kondisi ini terus dibiarkan, mengingat Jalan Gajah Mada merupakan salah satu pusat perekonomian yang berada tak jauh dari pusat kota dan kerap dilalui wisatawan.

"Saya kadang ngelus dada, ini daerah padat, masa iya tidak ada satupun pejabat yang risih melihat kondisi itu. Apalagi jalur tersebut sering digunakan wisatawan asing untuk lalu lalang. Saya harap pemerintah bertindak lah, ini bukan soal jalan saja, tapi wajah kota sendiri," tegasnya.

Menanggapi keluhan tersebut, Lurah Karang Anyar Pantai, Nono Adiyatmoko, menyatakan bahwa pihak kelurahan akan segera turun ke lapangan untuk menindaklanjuti masalah tersebut. Nono menyebut pihaknya pernah memberikan teguran, dan berencana melakukan pengecekan ulang pada Sabtu besok untuk memastikan sumber air yang menggenangi jalan aspal tersebut.

"Rencana besok Sabtu saya datangi pemilik usaha yang informasinya limpahan air lari ke jalan, dan sekalian mengecek apakah memang drainasenya yang tertutup," ujar Nono saat dikonfirmasi melalui pesan singkat.

Ia menambahkan, jika masalah utama berada pada saluran yang buntu atau mengalami pendangkalan, pihak kelurahan akan segera menyurati dan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota maupun Provinsi.

"Dugaan awal kami buangan atau limpahan dari salah satu usaha, tapi karena terjadi terus-menerus, diduga juga ada penyumbatan atau pendangkalan. Pesan bagi pengguna jalan, tentu saja lebih berhati-hati melintasi daerah tersebut sambil menunggu perbaikan dari pihak terkait," pungkasnya.



(bai/bai)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads