Turnamen padel akan dilaksanakan di Kalimantan Selatan pada 8 - 11 Oktober mendatang, berlokasi di Banjarmasin. Para peserta akan memperebutkan hadiah ratusan juta rupiah.
"Akan ada tiga kategori dengan target kita ada 150 tim, total hadiah utama Rp 115 juta untuk masing-masing tiga pemenang per kategori," ujar Ketua Panitia Pelaksana Muhammad Sudarsono, Rabu (16/9/2026).
Turnamen ini bertajuk Inpedia Padel Championship 2026. Suharsono menjelaskan kategori yang akan dipertandingkan yakni Man/Woman Beginner, Man/Woman Silver, dan Man Open. Registrasi pun dibuka sejak event ini mulai diumumkan hingga menjelang pelaksanaan kegiatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sudarsono memastikan bahwa peserta yang ikut dalam event itu sudah sesuai dengan kategorinya masing-masing. Ia menggandeng Pengurus Besar Padel Indonesia (PBPI) Kalimantan Selatan untuk menyaring tiap peserta.
"Kita akan menggandeng PBPI untuk menyaring setiap peserta, apabila ada ketidaksesuaian dengan kategori akan kita sesuaikan," jelasnya.
Pengurus Perkumpulan Besar Padel Indonesia (PBPI) Kalsel memastikan IPC mengantongi lisensi resmi. Pengurus PBPI Kalsel Ari Tri Fitrianto mengatakan bahwa dengan lisensi resmi ini, kejuaraan tersebut menjadi panggung sah bagi para atlet untuk mengumpulkan poin resmi organisasi.
"Turnamen ini terlisensi dari PBPI Provinsi Kalimantan Selatan, maka sah pemain mendapatkan poin. Maka sah mendapatkan poin, semua pemain akan teregistrasi sebagai pemain Provinsi Kalimantan Selatan," ucap Ari.
Meskipun kepanitiaan membuka pintu bagi pegiat padel dari luar wilayah untuk meramaikan kompetisi, PBPI Kalsel menegaskan komitmennya untuk tetap memprioritaskan pembinaan atlet lokal Kalimantan Selatan sebagai agenda utama jangka panjang.
Hadirnya lisensi resmi PBPI Kalsel pada gelaran Inpedia Padel Championship ini diharapkannya mampu menggaet antusiasme tinggi dari para pecinta padel, sekaligus mempercepat lahirnya talenta-talenta potensial baru di Banua.
(des/des)
