Ada Hujan Meteor Perseid pada 13 Agustus 2026, Ini Cara-Waktu Mengamatinya

Nadhifa Aurellia Wirawan - detikKalimantan
Rabu, 12 Agu 2026 20:00 WIB
Ilustrasi hujan meteor/Foto: Ilustrasi hujan meteor. Foto: Space.com
Balikpapan -

Siap-siap dini hari 13 Agustus 2026! Langit malam akan dihiasi hujan meteor Perseid. Meteor di hujan Perseid berasal dari debu dan serpihan yang ditinggalkan Komet 109P/Swift-Tuttle ketika melintas mengitari Matahari.

Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) melalui akun Instagramnya @brin_indonesia, Rabu (12/8/2026) menyebut waktu yang baik untuk mengamati hujan meteor Perseid pada 2026 adalah sekitar dini hari 13 Agustus. Jika kondisi langit dalam keadaan baik, detikers dapat menyaksikan rata-rata sekitar 1-2 meteor per menit.

NASA juga meng-highlight hujan meteor Perseid sebagai fenomena utama pada bulan kemerdekaan Indonesia ini. Menurut NASA, puncak hujan meteor berlangsung pada malam 12 Agustus hingga dini hari 13 Agustus.

Dilansir situs NASA, hujan meteor Perseid merupakan fenomena ketika Bumi melintasi jalur debu dan serpihan yang ditinggalkan oleh Komet 109P/Swift-Tuttle. Ketika partikel-partikel kecil tersebut memasuki atmosfer Bumi dengan kecepatan sangat tinggi, gesekan dan interaksi dengan atmosfer membuatnya berpijar sehingga terlihat sebagai garis cahaya yang melintas di langit.

Komet yang jatuh itu memiliki inti berdiameter sekitar 26 kilometer dan membutuhkan sekitar 133 tahun untuk mengelilingi Matahari. Komet terakhir mencapai titik terdekatnya dengan Matahari pada 1992 dan diperkirakan akan kembali pada 2125.

Nama Perseid berasal dari rasi bintang Perseus. Dinamakan demikian karena meteor-meteor tersebut terlihat seolah-olah berasal dari satu titik di sekitar rasi tersebut. Titik ini disebut sebagai radiant.



Simak Video "Video: Inter Miami Ditahan Imbang San Diego, Messi Cetak Gol Lagi"


(sun/des)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork